ASAHAN,METRODAILY- Perum BULOG bergerak cepat untuk mengambil langkah tegas dan terukur dalam menyikapi adanya dugaan penyalahgunaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.
Berkaitan dengan persoalan tersebut, Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Asahan, Zairi Yuriadi langsung angkat bicara.
"Sebagai bentuk tanggungjawab dalam menjaga integritas penugasan pemerintah, BULOG segera melakukan langkah penertiban, penguatan pengawasan, serta evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi beras SPHP guna memastikan program stabilisasi pangan benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (30/10).
Baca Juga: BULOG dan Menko Pangan Luncurkan Bantuan Pangan di Asahan
Keseriusan tersebut, lanjut Zairi, diwujudkan melalui adanya penguatan pengawasan internal dan evaluasi terhadap pelaksanaan distribusi beras SPHP, khususnya pada jalur penyaluran yang berpotensi terjadi penyimpangan.
"Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pembenahan tata kelola distribusi secara menyeluruh, dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku," ucapnya.
Zairi menambahkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengendalian distribusi, BULOG juga telah membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgas Khusus) Penertiban Program Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
"Pembentukan satgas ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam membangun sistem pengawasan yang lebih ketat, terintegrasi, dan berkelanjutan di seluruh wilayah operasional," terangnya.
Masih menurut Zairi, Satgas khusus tersebut diarahkan untuk memperkuat pemantauan jalur distribusi, mengevaluasi kepatuhan mitra penyalur, serta memastikan setiap tahapan penyaluran beras pemerintah dilaksanakan sesuai ketentuan, sehingga potensi penyalahgunaan dapat dicegah sedini mungkin.
Baca Juga: Bulog Asahan Pastikan Pasokan Beras Medium Aman
Zairi Yuriadi menegaskan penguatan pengawasan menjadi langkah penting dalam menjaga integritas pelaksanaan program SPHP sekaligus memastikan seluruh mitra penyalur menjalankan tanggung jawabnya sesuai ketentuan yang berlaku.
"Penguatan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen BULOG dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan penyaluran beras SPHP berjalan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. Kami terus mendorong seluruh mitra penyalur untuk mematuhi ketentuan yang berlaku serta memastikan beras SPHP dapat diterima masyarakat sesuai tujuan program pemerintah, "tegasnya.
Zairi Yuriadi menegaskan seluruh jajaran BULOG di wilayah kerjanya terus didorong untuk memperketat pengawasan distribusi agar program SPHP benar-benar terlaksana secara tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: Pastikan Stok Beras, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Kunjungi Gudang Bulog Asahan
"Penguatan pengawasan tersebut juga diarahkan pada penataan dan evaluasi terhadap jaringan mitra penyalur, termasuk Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai salah satu saluran distribusi beras SPHP kepada masyarakat," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, lanjut Zairi, BULOG memastikan penyaluran beras SPHP kepada mitra RPK telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Hal tersebut sesuai dengan rata rata pengambilan sebanyak 1 sampai dengan 2 ton untuk setiap kali pengambilan," katanya .
Masih menurut Zairi, ketentuan tersebut merupakan bagian dari mekanisme pengendalian distribusi guna menjaga ketertiban penyaluran, pemerataan pasokan, serta memperluas akses masyarakat terhadap beras SPHP.
"BULOG juga menekankan pentingnya kepatuhan seluruh mitra terhadap ketentuan distribusi, harga jual, dan larangan penyalahgunaan komoditas yang menjadi bagian dari program pemerintah," terangnya.
Baca Juga: Bulog Launching Bantuan Pangan di Kabupaten Asahan, PBP Terima 30 Kg Beras
Ia mengatakan melalui pengawasan yang lebih intensif dan evaluasi secara berjenjang, BULOG akan terus berupaya memastikan penyaluran beras SPHP semakin tertib, transparan, dan tepat sasaran, sekaligus meminimalkan risiko penyimpangan pada setiap mata rantai distribusi.
"Disisi lain, BULOG menegaskan langkah penertiban dan pembenahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga efektivitas program SPHP yang memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas pasokan dan harga beras nasional," ketusnya.
Zairi mengungkapkan BULOG akan terus berkomitmen untuk terus menjalankan penugasan pemerintah secara optimal dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan perlindungan kepentingan masyarakat.
Baca Juga: Pastikan Beras Kondisi Baik Sampai ke Warga, Bulog Sibolga Lakukan Fumigasi
"Perusahaan juga mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat berwenang serta siap memberikan informasi yang diperlukan sesuai ketentuan agar setiap dugaan pelanggaran dapat ditangani secara objektif dan tuntas," ungkapnya sembari mengakhiri pembicaraan. (ded)
Editor : Edi Saragih