
SIANTAR,METRODAILY-Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pematangsiantar Liswati Wesly Silalahi menghadiri kegiatan Parenting Class Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Siantar Marimbun, di Kantor Camat Siantar Marimbun, Jalan Bahkora II Kelurahan Marihat Jaya, Jumat (30/10).
Kegiatan ini juga dihadiri para orang tua dan tenaga pendidik PAUD dari seluruh wilayah Kecamatan Siantar Marimbun. Parenting Class tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pola asuh yang tepat, serta keterlibatan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Liswati menyampaikan kehadiran para orang tua dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan dan masa depan anak-anak.
"Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan bukti nyata dari besarnya rasa cinta dan kepedulian kita terhadap masa depan buah hati kita," ungkapnya.
Ia menyampaikan, pendidikan anak usia dini bukan hanya menjadi tanggung jawab guru dan lembaga pendidikan, tetapi juga membutuhkan peran aktif orang tua.
"Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak dalam mengenal nilai-nilai kehidupan, membangun karakter, serta mengembangkan potensi dirinya," sebut Liswati.
Oleh karena itu, lanjutnya, melalui kegiatan Parenting Class, para orang tua diharapkan dapat memeroleh pengetahuan dan wawasan baru tentang bagaimana memberikan pola pengasuhan yang baik, membangun komunikasi positif, serta mendampingi setiap tahapan perkembangan anak.
"Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar, menyenangkan, dan sarat dengan inspirasi," harapnya.
Sementara itu, Camat Siantar Marimbun Alexsandro Siahaan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Parenting Class. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan yang baik untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pendidikan serta pengasuhan anak sejak usia dini.
Ia mengatakan, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan keluarga. Untuk itu, diperlukan kerja sama dan sinergi antara orang tua, guru PAUD, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat.



