TAPUT, METRODAILY — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara berkomitmen mempercepat penanganan darurat rehabilitasi infrastruktur pascabencana dengan memprioritaskan penyediaan air bersih bagi warga hunian tetap (huntap) di Kecamatan Adiankoting.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan didampingi Sekretaris Daerah Henry MM Sitompul di Kantor Bupati Taput, Tarutung, Selasa (14/4/2026).
Rapat turut dihadiri jajaran OPD, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Cipta Karya, serta pihak pelaksana PT Wijaya Karya.
Baca Juga: Hari Jadi Kota Siantar Diramaikan Festival Budaya hingga Karnaval
Sumber Air Ditemukan
Fokus utama rapat adalah pemenuhan kebutuhan air bersih di kawasan huntap Adiankoting serta optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) Tarutung.
Wabup Deni mengungkapkan, tim telah menemukan sumber air di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, yang akan dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan warga huntap.
“Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan BUMN seperti PT Wijaya Karya adalah kunci percepatan ini. Kami minta seluruh perangkat daerah teknis bergerak cepat, terutama dalam hal administrasi dan pembebasan lahan,” tegasnya.
Baca Juga: HGU PT Bridgestone Berakhir Sejak 2022, Begini Sikap DPRD Sumut
Pemkab Taput bersama pemerintah pusat juga mencatat progres signifikan dalam peningkatan kapasitas SPAM IKK. Di Kecamatan Sipoholon, kapasitas ditingkatkan dari 50 liter per detik menjadi 100 liter per detik.
Peningkatan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tiga kecamatan, yakni Tarutung, Sipoholon, dan Siatas Barita.
Dua Reservoir Baru Disiapkan
Untuk mendukung distribusi air, pemerintah juga merencanakan pembangunan dua reservoir baru yang akan ditempatkan di Dusun Tornauli dan kawasan huntap.
Baca Juga: Pemkab Simalungun Perkuat Strategi JKN, Target Pertahankan Predikat UHC
Sumber air utama berasal dari Dusun Tornauli, yang diharapkan mampu menopang kebutuhan air bersih secara berkelanjutan.
Di sisi operasional, Perumda Mual Na Tio diinstruksikan segera melakukan pemeliharaan intake SPAM IKK Tarutung, khususnya penanganan sedimentasi pasir yang berpotensi menghambat aliran air.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan debit air dapat mencapai kapasitas optimal hingga 100 liter per detik dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga. (net)
Editor : Editor Satu