Advertisement

"Menurut sepengetahuan saya, limbah medis tersebut dinilai masih mengandung berbagai virus, kuman serta bibit penyakit lainnya, yang dianggap bisa membahayakan kesehatan," ungkap Taufik saat ditemui di salah satu hotel di Kota Kisaran, Kamis (14/7/2022).
Dirinya menyarankan agar limbah medis tersebut segera diangkat dan ditempatkan ke tempat yang semestinya. "Selain itu, diharapkan juga kepada pihak RSUD HAMS Kisaran agar tidak mengulangi kesalahan serupa, dimana menurut informasi yang diterima, jika limbah medis tersebut tampak masih berada di beberapa ruangan rumah sakit," jelasnya.
Jika pihak RSUD HAMS Kisaran, lanjutnya, dapat segera mengangkat limbah medis tersebut, lanjut Taufik, maka dipastikan tidak akan ada timbul persoalan apapun. Wakil Bupati Asahan juga berharap kepada management RSUD HAMS Kisaran agar melakukan pembenahan.
Sementara Direktur RSUD HAMS Kisaran, dr Kurniadi, mengatakan limbah medis di dalam plastik kuning yang telantar di beberapa ruangan rumah sakit, karena ada kelalaian teknis.
"Sebenarnya Bang, kami sudah melakukan upaya terbaik untuk pengelolaan limbah rumah sakit. Kejadian yang Abang lihat semalam itu bukan karena adanya faktor kelalaian maupun faktor yang disengaja, Bang. Kejadian tersebut di luar kendali, karena saat itu salah seorang oknum petugas rumah sakit yang bertugas untuk mengambil limbah medis tersebut secara tiba-tiba jatuh sakit saat sedang bekerja," ungkap dr Kurniady didampingi beberapa pegawai saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/7/2022).
Akibat kejadian yang tak terduga tersebut, lanjut dr Kurniady, pengambilan terhadap tumpukan limbah medis pada beberapa ruangan sempat terhenti sejenak. Namun, setelah beberapa saat, aktivitas tersebut dapat dilanjutkan kembali.
"Aktivitas pengambilan limbah medis tersebut dapat dilanjutkan kembali setelah pihak management RSUD HAMS Kisaran langsung menggantikan posisi dari oknum petugas rumah sakit yang saat itu mendadak sakit bang," terangnya.
"Saya selaku Direktur RSUD HAMS Kisaran memohon maaf kepada semua pihak atas adanya keterlambatan atas pengambilan limbah medis di beberapa ruangan rumah sakit, semuanya bukan karena disengaja, akan tetapi, karena saat itu oknum petugas kita yang bertugas untuk mengambil limbah medis mendadak sakit," katanya.
Dirinya menambahkan jika managemen RSUD HAMS Kisaran dalam melakukan pengelolaan limbah baik medis maupun non medis sudah sesuai dengan Standard Operasional Prosedur (SOP). (ded)
Advertisement
Advertisement
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement


