Gabriel Jesus Tak Tersinggung Jadi Alternatif Alvarez di Barcelona

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 12:11 WIB
GABRIEL JESUS — Gabriel Jesus resmi bergabung dengan Barcelona setelah direkrut dari Arsenal dan siap membuktikan diri meski awalnya menjadi alternatif Julian Alvarez.
GABRIEL JESUS — Gabriel Jesus resmi bergabung dengan Barcelona setelah direkrut dari Arsenal dan siap membuktikan diri meski awalnya menjadi alternatif Julian Alvarez.

BARCELONA, METRODAILY — Gabriel Jesus sadar betul dirinya bukan pilihan pertama Barcelona. Namun, status sebagai alternatif Julian Alvarez tak membuat penyerang asal Brasil itu merasa tersinggung.

Barcelona memang lebih dulu membidik Alvarez. Penyerang timnas Argentina itu menjadi target utama untuk memperkuat lini depan setelah Robert Lewandowski dan Ferran Torres tak lagi menjadi bagian dari rencana klub.

Namun, upaya Barcelona mendapatkan Alvarez menemui jalan buntu. Atletico Madrid tetap kukuh mempertahankan penyerang tersebut, meski sang pemain disebut menunjukkan keinginan untuk bergabung dengan Blaugrana.

Baca Juga: Jembatan Rusak, Akses 90 Hektare Sawah Warga Terancam di Siantar

Barcelona akhirnya beralih ke Jesus. Penyerang 29 tahun itu direkrut dari Arsenal dengan biaya sekitar 10 juta euro dan dikontrak selama tiga tahun.

Jesus pun datang dengan status yang jelas: opsi alternatif di lini depan Barcelona.

Alih-alih mempermasalahkannya, Jesus justru mengaku tidak terganggu.

“Itu tak mengganggu buat saya, tidak juga menyinggung saya. Justru yang menyinggung saya itu kalau mereka bilang saya orang jahat. Belum pernah ada yang mengatakan itu kepada saya seumur hidup,” ujar Jesus seperti dikutip Mundo Deportivo.

Baca Juga: Polisi Ingatkan Pengemudi Ojol di Siantar: Jangan Lawan Arus

Menurut Jesus, disebut sebagai pilihan kedua bukan masalah besar. Baginya, kehilangan kesempatan bermain justru jauh lebih menyakitkan.

“Kalau ucapan yang begitu (pilihan kedua) sih tidak mengganggu. Tidak bermain sepakbola itu lebih mengganggu,” katanya.

Jesus juga melihat kepindahannya ke Barcelona sebagai kesempatan yang pernah nyaris didapatkannya satu dekade lalu. Namun, jalan karier membawanya lebih dulu ke Manchester City sebelum kemudian memperkuat Arsenal.

Baca Juga: Kompol Suit Purba Dasuha Naik Pangkat, Kapolres Simalungun: Jadi Motivasi Teladan

“Saya pernah punya kesempatan untuk berada di sini di Barca. Saya mendapatkannya 10 tahun lalu dan hidup membawa saya ke jalan yang lain, pertama ke Manchester City lalu ke Gunners,” ujarnya.

Kini kesempatan tersebut akhirnya datang lagi. Jesus memilih tidak memedulikan anggapan publik mengenai statusnya di Barcelona.

“Tapi sekarang saya di sini dan saya selalu ingin memberikan yang terbaik. Saya pekerja keras, dan kerja keras selalu terbayarkan. Ucapan orang-orang di luar sana tidak jadi perhatian saya. Saya punya Tuhan, istri, dan anak-anak,” tutur Jesus.

Baca Juga: Polres Siantar Soroti Pencucian Ompreng MBG, Relawan Diminta Patuh SOP

Bagi Barcelona, kedatangan Jesus menjadi solusi setelah negosiasi untuk mendapatkan Alvarez tidak membuahkan hasil. Bagi Jesus, transfer tersebut sekaligus membuka lembaran baru setelah masa sulit di Arsenal.

Statusnya memang bukan target utama. Tetapi di Barcelona, Jesus punya kesempatan membuktikan bahwa pemain alternatif pun bisa berubah menjadi pilihan utama. (dtc)

Editor : Editor Satu
gabriel jesus julian alvarez