Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Truk Gagal Nanjak di Simalungun, Hantam Kijang: 3 Tewas, 3 Luka

Editor Satu • Kamis, 26 Maret 2026 | 10:20 WIB

 

Kondisi kendaraan usai kecelakaan maut antara truk dan mobil Kijang di Dolok Panribuan, Simalungun, yang menewaskan tiga orang, Selasa (24/3/2026).
Kondisi kendaraan usai kecelakaan maut antara truk dan mobil Kijang di Dolok Panribuan, Simalungun, yang menewaskan tiga orang, Selasa (24/3/2026).

SIMALUNGUN, METRODAILY – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut terjadi di wilayah Dolok Panribuan, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Sebuah truk gagal menanjak dan mundur, lalu menghantam mobil penumpang. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas itu terjadi di jalan alternatif Km 06-07 jurusan Simpang Palang menuju Simpang Sitahoan, tepatnya di Dusun Talun Sungkit, Nagori Pondok Buluh.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun, Yancen Hutabarat, menjelaskan kecelakaan melibatkan satu unit truk Mitsubishi Fuso BK 9283 CE dan mobil Toyota Kijang Super BM 1796 UL.

Kronologi: Truk Mundur Saat Tanjakan

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, truk yang mengangkut rangka baja melaju dari arah Simpang Palang menuju Simpang Sitahoan dengan kecepatan rendah.

Namun saat melintasi tanjakan, pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan mundur dan menabrak mobil Kijang yang berada tepat di belakangnya.

Benturan keras tidak terhindarkan.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mobil Kijang berinisial S (61), warga Rokan Hilir, meninggal dunia di lokasi bersama dua penumpangnya, yakni JM (16) dan YHP (16), yang masih berstatus pelajar.

Seluruh jenazah dievakuasi ke RSUD dr Djasamen Saragih.

Sementara tiga korban lainnya mengalami luka. Korban W (54) dirujuk ke RS Vita Insani setelah sebelumnya mendapat penanganan di Puskesmas Tiga Dolok. Sedangkan korban lainnya menjalani rawat jalan.

Adapun sopir truk berinisial ASL (49), warga Humbang Hasundutan, tidak mengalami luka, namun tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK saat diperiksa petugas.

Faktor Jalan Jadi Pemicu

Polisi mengungkapkan kondisi jalan menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan. Jalur alternatif tersebut memiliki karakteristik menanjak dan berkelok, dengan lebar sekitar 7 meter dan permukaan aspal hotmix.

Meski cuaca cerah dan arus lalu lintas tergolong normal, medan berat menjadi faktor krusial yang diduga tidak diantisipasi pengemudi kendaraan berat.

“Seluruh proses penanganan telah dilakukan secara prosedural, mulai dari olah TKP hingga pengamanan barang bukti,” ujar Yancen.

Polisi mengimbau para pengguna jalan untuk lebih waspada, khususnya saat melintasi jalur menanjak dan berkelok.

“Mari utamakan keselamatan dalam setiap perjalanan, terutama di momentum arus mudik dan balik Lebaran,” pungkasnya. (Rel)

 

Editor : Editor Satu
#truk gagal nanjak #lakalantas maut