SIBOLGA, METRODAILY - Gempabumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,5 mengguncang Kota Sibolga dan sekitarnya, Sumatera Utara, pada Senin (9/2/2026) pukul 21.48 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan kerusakan.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah I BMKG Dr. Hendro Nugroho, ST., M.Si. menjelaskan, berdasarkan hasil analisis terkini, episenter gempa berada pada koordinat 1,76° Lintang Utara dan 99,15° Bujur Timur.
“Episenter gempabumi terletak di darat, sekitar 24 kilometer barat laut Tapanuli Selatan, dengan kedalaman 1 kilometer,” ujar Hendro dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Toru.
Getaran Dirasakan Warga
BMKG mencatat, gempa dirasakan masyarakat di wilayah Kota Sibolga dengan intensitas III MMI, atau getaran terasa nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk besar yang melintas.
Meski demikian, hingga laporan ini disampaikan, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.
“Hingga pukul 22.18 WIB, hasil monitoring BMKG juga menunjukkan belum terjadi gempabumi susulan (aftershock),” jelas Hendro.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk hanya mengakses informasi resmi dari BMKG.
Informasi kebencanaan dapat diperoleh melalui kanal resmi BMKG, seperti media sosial @infoBMKG, situs web www.bmkg.go.id, dan inatews.bmkg.go.id, kanal Telegram InaTEWS_BMKG, serta aplikasi resmi wrs-bmkg dan infobmkg di Android maupun iOS. (Rel)
Editor : Editor Satu