Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pemkab Labusel, Yuli Susanti yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/10/2023) mengatakan, rincian formasi tersebut, yakni tenaga guru sebanyak 580 formasi dan tenaga kesehatan 245 formasi.
Selain itu, Pemkab juga menerima tenaga teknis sebanyak 21 formasi.Dijelaskan, pendaftaran telah dibuka, sejak 20 September hingga 11 Oktober 2023. Menurutnya, sejak dibuka, saat ini sudah 1.874 orang yang melamar.
“Pendaftaran dilakukan, pada 20 September hingga 11 Oktober 2023,” katanya.Lebih jauh dikatakan, formasi yang paling banyak pelamarnya adalah tenaga guru, yakni 783 pelamar, disusul tenaga kesehatan 743 pelamar.
Sedangkan tenaga teknis sebut dia, saat ini sudah ada 348 pelamar.261 P3K Masih Belum Terima SKSementara itu, puluhan guru dari 261 guru calon P3K yang lulus seleksi pada tahun 2022 lalu, mendatangi Kator DPRD Kabupaten Labusel, Senin (2/10/2023) siang.
Mereka meminta perhatian dewan, karena Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai P3K sampai saat ini belum juga diterbitkan, meski sudah cukup lama lulus seleksi.
Kedatangan puluhan calon P3K yang seluruhnya guru itu akhirnya diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Labusel, Ediy. Kepada Ketua DPRD mereka pun berharap agar SK pengangkatan mereka diterbitkan.
Menjawab aspirasi para calon P3K, Ketua DPRD mengatakan, akan menindaklanjuti permasalahan tersebut. Dia mengaku akan berkoordinasi dengan Pemkab Labusel agar SK pengangkatan tersebut secepatnya diterbitkan. (sib) Editor : Metro Daily