Advertisement

Hotspot Karhutla Terdeteksi di Dolok Silau, Polisi Temukan Lahan Terbakar 3 Rante

E
Penulis: Editor Satu❯
Petugas mengecek lokasi hotspot di Nagori Dolok Mariah, Kecamatan Dolok Silau, Simalungun. Api di lahan sekitar 3 rante telah padam saat petugas tiba.
Petugas mengecek lokasi hotspot di Nagori Dolok Mariah, Kecamatan Dolok Silau, Simalungun. Api di lahan sekitar 3 rante telah padam saat petugas tiba.

Advertisement

SIMALUNGUN, METRODAILY — Titik panas atau hotspot terdeteksi di Nagori Dolok Mariah, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun. Polisi yang turun memverifikasi lokasi menemukan lahan warga terbakar sekitar 3 rante, namun api sudah padam saat petugas tiba.

Pengecekan dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Dolok Silau, Brigadir Rianto Perangin-angin, bersama Pangulu Nagori Dolok Mariah, Senin (31/8) sekitar pukul 09.00 WIB.

Informasi hotspot tersebut diterima melalui aplikasi Lancang Kuning, yang digunakan untuk memantau potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kapolsek Dolok Silau AKP M Nasir Daulay mengatakan, informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan ke titik yang terdeteksi.

"Bhabinkamtibmas Brigadir Rianto Perangin-angin bersama Pangulu Nagori Dolok Mariah langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan verifikasi titik hotspot yang berada di kawasan perladangan warga," kata Nasir.

Advertisement

Hasil pemeriksaan menunjukkan hotspot berada di lahan milik masyarakat yang sudah lama tidak dibuka. Lahan yang terbakar diperkirakan seluas 3 rante.

Namun, tidak ditemukan api yang masih menyala ketika personel tiba di lokasi.

"Dari hasil pengecekan di lapangan, titik api pada lahan tersebut dalam keadaan sudah padam saat personel tiba di lokasi," ungkap Nasir.

Meski api telah padam, polisi tetap memberikan perhatian terhadap potensi munculnya kembali kebakaran. Kondisi lahan dan cuaca pada musim kemarau dinilai dapat meningkatkan risiko api meluas jika pembakaran dilakukan secara sembarangan.

Dalam pemeriksaan, personel juga menghadapi kendala teknis. Sinyal GPS di lokasi lemah sehingga proses pelaporan hasil verifikasi melalui aplikasi Lancang Kuning tidak dapat dilakukan secara real time.

Advertisement

Artikel Terkait

Karhutla Mengintai Simalungun, Warga Diminta Waspada dan Laporkan Titik Api

Karhutla Mengintai Simalungun, Warga Diminta Waspada dan Laporkan Titik Api

Polres Simalungun mengingatkan warga mewaspadai karhutla pada Agustus-September 2026. Warga diminta tidak membakar lahan dan segera melapor.

Karhutla Mengintai, Pemkab Simalungun Perketat Mitigasi di Wilayah Rawan

Karhutla Mengintai, Pemkab Simalungun Perketat Mitigasi di Wilayah Rawan

Pemkab Simalungun memperketat mitigasi karhutla di sejumlah wilayah rawan. BPBD mengaktifkan tujuh Pos Siaga dan mempercepat respons laporan

Polres Sibolga Siaga Karhutla, Cek Drone hingga APAR Hadapi Musim Kering

Polres Sibolga Siaga Karhutla, Cek Drone hingga APAR Hadapi Musim Kering

Polres Sibolga memeriksa seluruh peralatan penanggulangan karhutla, mulai drone hingga pompa air, guna memastikan kesiapsiagaan musim kering

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer