Advertisement

Banjir Landa Desa Goti dan Manegen Padangsidimpuan Tenggara

M
Penulis: Metro-Esa❯
Sekda Kota Padangsidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, bersama dinas terkait turun langsung ke lokasi banjir di Desa Manegen dan Desa Goti.
Sekda Kota Padangsidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, bersama dinas terkait turun langsung ke lokasi banjir di Desa Manegen dan Desa Goti.

Advertisement

 

SIDIMPUAN, METRODAILY - Banjir melanda Desa Goti dan Desa Manegen, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, akibat curah hujan yang tinggi dan tersumbatnya saluran drainase dan gorong-gorong oleh tumpukan ranting, kayu, serta material lain yang terbawa arus air. 
Kondisi tersebut menyebabkan aliran air tidak lancar hingga meluap ke permukiman warga, Selasa (14/4/2026).

Menanggapi kejadian itu, Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, bersama dinas terkait turun langsung ke lokasi untuk memimpin penanganan. Langkah cepat yang dilakukan meliputi pembersihan saluran drainase, pengangkatan material penyumbat, serta koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi potensi banjir susulan.

Advertisement

Di lokasi kejadian, Sekda menegaskan bahwa tim gabungan bergerak cepat untuk memulihkan fungsi saluran air agar kembali normal.

“Kami bergerak cepat bersama dinas terkait untuk membersihkan saluran drainase yang tersumbat agar aliran air kembali lancar. Ini juga sebagai langkah antisipasi untuk mencegah banjir susulan,” ujarnya.

Advertisement

Sekda Rahmat juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke drainase, karena hal ini menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir,” tambahnya.

Sekda turut menginstruksikan agar dilakukan gotong royong bersama pada Rabu (15/4/2026) di lokasi terdampak banjir, dengan melibatkan pemerintah, dinas terkait, dan masyarakat setempat.

Menurutnya, banjir di wilayah tersebut merupakan kejadian yang kerap berulang, khususnya di Desa Goti dan Desa Manegen. Oleh karena itu, diperlukan langkah penanganan yang lebih komprehensif melalui kajian mendalam.

“Kita harus melihat sumber permasalahannya secara menyeluruh, melakukan kajian, dan menyusun langkah-langkah penanganan yang tepat agar persoalan banjir ini tidak terus berulang,” tegasnya.(Irs)

Advertisement
Editor : Metro-Esa

Artikel Terkait

Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Tangani Banjir Tapanuli Tengah

Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Tangani Banjir Tapanuli Tengah

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dengan memperkuat tanggul sungai

Tapanuli Tengah Diterjang Banjir

Tapanuli Tengah Diterjang Banjir

Banjir susulan kembali menerjang permukiman warga di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada Jumat

Banjir Beringin Jadi Sorotan, Rico Waas Siapkan Drainase dan 10.000 CCTV

Banjir Beringin Jadi Sorotan, Rico Waas Siapkan Drainase dan 10.000 CCTV

Banjir kembali dikeluhkan warga Beringin Medan. Rico Waas menyiapkan drainase, tanggul Sungai Babura, hingga 10.000 CCTV mulai tahun depan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer