
TAPTENG, METRODAILY- Banjir susulan kembali menerjang permukiman warga di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada Jumat (23/10/2026) malam. Berdasarkan penuturan masyarakat setempat, luapan air dilaporkan telah mencapai ketinggian satu meter atau setinggi dada orang dewasa hingga kembali menggenangi ratusan tempat tinggal warga.
Musibah banjir tersebut dipicu oleh curah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan itu sejak pukul 18.00 WIB, sehingga menyebabkan lonjakan debit air di daerah aliran sungai Aek Saili yang akhirnya melimpah ke kawasan tempat tinggal penduduk.
Warga Bonalumban bernama Raja David Sinaga mengungkapkan bahwa kemunculan tanda-tanda ancaman banjir di Kelurahan Bonalumban sebenarnya telah teramati sejak sore hari sebelum hujan mengguyur wilayah Kecamatan Tukka.
Dari tadi sore sudah terlihat ada peningkatan air sungai. Hal itu menandakan hujan deras sebelumnya telah datang mengguyur dari hulu, ujar Raja David Sinaga.
Memperhatikan kondisi berisiko tersebut, ia menambahkan bahwa pihak pemerintah setempat telah menyebarkan imbauan kewaspadaan terhadap ancaman banjir susulan sekaligus mengarahkan warga untuk mengungsi demi menjamin keselamatan.
Di sisi lain, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tapteng terus melangsungkan upaya penyisiran ke tempat-tempat tinggal warga yang belum sempat melakukan evakuasi mandiri.
BPBD saat ini masih berupaya menyelamatkan warga yang tertinggal dengan menggunakan perahu karet dan peralatan senter. Mudah-mudahan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, tutur personel BPBD Tapteng Asler Panggabean. (net)



