ASAHAN, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai respons terhadap dampak persaingan ekonomi global antara Amerika Serikat dan China yang mulai memengaruhi stabilitas ekonomi nasional, termasuk di tingkat daerah.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si digelar di Aula Mawar, Kantor Bupati Asahan, Senin (21/4/2025). Sejumlah pimpinan daerah hadir, termasuk Wakil Bupati, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Kajari, Dandim 0208/Asahan, perwakilan Danlanal TBA dan Polres Asahan, Sekda, OPD, serta para pimpinan perusahaan.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, aparat, dan dunia usaha dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu.
“Persaingan ekonomi antara Amerika dan China telah berdampak pada perekonomian Indonesia. Kita perlu mengantisipasi potensi kerawanan yang bisa timbul, mulai dari keamanan hingga PHK massal,” ujar Taufik.
Ia juga meminta komitmen dunia usaha untuk tetap melanjutkan investasi dan menjaga stabilitas produksi agar tidak terjadi gelombang PHK di Asahan.
“Jika perusahaan berhenti berinvestasi, pengangguran akan meningkat. Ini bukan hanya masalah ekonomi, tapi juga bisa berdampak pada keamanan sosial di daerah kita,” tegasnya.
Forkopimda Asahan turut menyampaikan dukungan terhadap upaya Pemkab dalam menjaga kestabilan daerah. Mereka juga mendorong para pengusaha agar tidak melakukan pemutusan hubungan kerja secara massal.
“Kami harap para pengusaha tetap menjaga produksi agar roda ekonomi tetap berjalan dan tidak ada PHK yang merugikan masyarakat,” ujar salah satu perwakilan Forkopimda.
Langkah antisipatif ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Asahan untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif serta melindungi kesejahteraan masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global. (rel/gaf)
Editor : Editor Satu