Libur Maulid Nabi, Penyeberangan Tomok-Ajibata Diserbu Wisatawan Bawa Sepeda Motor

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:20 WIB
Puluhan sepeda motor memenuhi kapal penyeberangan Tomok-Ajibata saat libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/8/2026).
Puluhan sepeda motor memenuhi kapal penyeberangan Tomok-Ajibata saat libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/8/2026).

SAMOSIR, METRODAILY – Libur Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan wisatawan untuk menikmati kawasan Danau Toba. Aktivitas penyeberangan Tomok, Kabupaten Samosir-Ajibata, Kabupaten Toba, Selasa (25/8/2026), ikut meningkat dengan puluhan sepeda motor memenuhi kapal penyeberangan.

Pantauan Sinata.id di salah satu kapal motor penumpang menunjukkan sejumlah besar sepeda motor dibawa wisatawan dari Pulau Samosir menuju Ajibata. Kepadatan tersebut terlihat pada arus penyeberangan selama momentum hari libur.

Salah seorang penumpang, Agus, warga Kota Tebing Tinggi, mengatakan dirinya datang bersama rombongan untuk memanfaatkan libur Maulid Nabi dengan berwisata di kawasan Danau Toba.

Baca Juga: 45 SPPG di Sumut Disuspend BGN, Dua di Simalungun Tersandung Administrasi

Pulau Samosir dipilih karena aksesnya dinilai relatif mudah dengan waktu perjalanan yang masih terjangkau. Biaya perjalanan juga menjadi salah satu pertimbangan.

“Kami sengaja kemari, selain jaraknya yang dekat, biaya juga tergolong masih dapat terjangkau,” ucap Agus.

Bagi Agus, kunjungan ke Samosir bukan pengalaman pertama. Ia mengaku sudah beberapa kali datang ke kawasan tersebut dan selalu tertarik kembali menikmati panorama Danau Toba.

“Kalau ke Samosir ini, sudah sering, tidak pernah bosan kalau kemari,” tuturnya.

Baca Juga: Karhutla Mengintai Simalungun, Warga Diminta Waspada dan Laporkan Titik Api

Ia berharap meningkatnya kunjungan wisatawan tetap diiringi kesadaran menjaga kebersihan. Menurutnya, keindahan Danau Toba akan sulit dipertahankan jika wisatawan tidak ikut menjaga lingkungan.

Agus mengajak wisatawan yang berkunjung ke kawasan Danau Toba, khususnya Pulau Samosir, tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di lokasi wisata.

“Destinasi wisata ini milik kita bersama. Kebersihan harus dijaga agar wisatawan tetap nyaman dan keindahan Danau Toba tidak rusak,” ujarnya. (net)

Editor : Editor Satu
ajibata-tomok Penyeberangan Danau Toba wisatawan