TAPTENG, METRODAILY — Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Mahmud Efendi, memilih berkantor sementara di Kecamatan Badiri untuk mempercepat penanganan banjir sekaligus menyerap langsung aspirasi warga yang terdampak bencana.
Keputusan itu diambil agar pemerintah daerah dapat lebih responsif memantau kondisi lapangan, meninjau lokasi terdampak, serta memastikan kebutuhan masyarakat korban banjir segera ditangani.
Mahmud turun langsung meninjau penanganan pascabanjir di Sungai Badiri, Desa Lubuk Ampolu, serta permukiman warga di Lingkungan 3, Kelurahan Lopian, Selasa (15/9/2026).
Baca Juga: 2027, Gaji PPPK Rp23 Triliun Dialihkan ke APBN
Dalam peninjauan tersebut, Mahmud menegaskan Pemkab Tapteng terus mempercepat penanganan bencana dan pemulihan wilayah terdampak.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus berupaya mempercepat penanganan bencana ini. Kita selalu berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat dan lintas sektoral TNI/Polri agar permasalahan ini bisa cepat selesai, karena keamanan dan keselamatan warga menjadi tujuan utama,” kata Mahmud.
Selain penanganan darurat dan infrastruktur, Mahmud meminta masyarakat ikut terlibat dalam proses pemulihan lingkungan melalui kegiatan gotong royong.
Baca Juga: Kos di Kaveleri Digerebek, Polisi Sita 8 Ekstasi dan Puluhan Paket Ganja
“Pemerintah mengharapkan kerja sama aktif dari masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan gotong royong membantu pemulihan lingkungan,” ujarnya.
Mahmud juga mengingatkan masyarakat pentingnya menjaga lingkungan untuk mengurangi risiko bencana sekaligus memastikan keberlangsungan kehidupan generasi mendatang.
“Menjaga alam hari ini adalah cara terbaik untuk memastikan kehidupan di masa depan,” katanya.
Menurut Mahmud, Pemkab Tapteng optimistis koordinasi penanganan darurat dan normalisasi lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. (net)
Editor : Editor Satu