SIMALUNGUN, METRODAILY — Cuaca buruk disertai angin kencang membuat Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Sumut II keluar dari garis lintasan dan kandas di perairan Danau Toba, Jumat (4/9/2026) malam.
Kapal saat itu berlayar dari Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, menuju Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir. Saat melakukan manuver, kondisi cuaca tiba-tiba memburuk dan angin kencang membuat kapal terbawa keluar dari jalur pelayaran.
KMP Sumut II kemudian kandas pada bagian haluan kiri kapal.
Baca Juga: Kolam Limbah PKS PTPN IV Dolok Ilir Terbakar, Diduga Gas Metana Picu Api
Meski sempat terhenti di perairan, seluruh penumpang dilaporkan selamat. Kapal tersebut membawa delapan kendaraan roda empat dengan total 22 penumpang berdasarkan data manifes.
PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari kru kapal.
Tiga unit speedboat disiapkan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi apabila proses evakuasi penumpang diperlukan.
Baca Juga: Kolam Limbah PKS PTPN IV Dolok Ilir Terbakar, Diduga Gas Metana Picu Api
DitariK KMP Sumut I
Kepala Bagian Unit Transportasi KMP Sumut PT PPSU Rama Tresa mengatakan, KMP Sumut II berhasil ditarik kembali ke Pelabuhan Tigaras sekitar satu jam setelah kejadian.
“Kurang lebih satu jam kemudian, KMP Sumut II berhasil ditarik ke Pelabuhan Tigaras oleh KMP Sumut I dengan pengawalan tiga unit speedboat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Rama, Sabtu (5/9/2026).
Penarikan dilakukan setelah petugas memastikan kondisi penumpang tetap aman dan proses penanganan dapat dilakukan tanpa memerlukan evakuasi darurat.
Baca Juga: Badan Sungai Menyempit, Tanggul Jebol Jadi Biang Banjir Serbelawan
Plt Kepala KSOPP Danau Toba yang juga Koordinator KSOP Utama Belawan Torra Hasugian membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kapal keluar dari garis lintasan setelah dihantam angin kencang ketika melakukan manuver.
“Kapal lari dari garis lintasan akibat angin kencang dan kemudian kandas pada bagian haluan kiri kapal,” kata Torra.
Personel KSOP Utama Belawan kemudian melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan operator kapal serta pihak terkait untuk memastikan keselamatan penumpang dan kondisi kapal.
Torra mengatakan tiga speedboat telah disiagakan sejak awal sebagai bagian dari prosedur kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan keadaan darurat di perairan.
Baca Juga: Ikhwanuddin Nasution Terpilih Jadi Ketua MUI Simalungun
KMP Sumut II Dihentikan Sementara
Meski seluruh penumpang selamat dan kapal telah ditarik ke Pelabuhan Tigaras, KMP Sumut II tidak langsung kembali beroperasi.
Kapal untuk sementara dihentikan operasionalnya sambil menunggu pemeriksaan menyeluruh oleh tim dari Belawan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kapal dan kelayakannya sebelum kembali melayani penyeberangan.
Torra juga meminta masyarakat, khususnya keluarga penumpang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi mengenai kondisi kapal maupun penumpang.
“Masyarakat diminta menunggu informasi resmi yang disampaikan oleh pihak berwenang terkait kondisi dan penanganan KMP Sumut II. Seluruh pihak diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi,” ujarnya.
Baca Juga: Bobol Rumah Siang Bolong, Motor dan Barang Elektronik Raib di Sinaksak
Peristiwa ini menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan pelayaran di Danau Toba, terutama ketika kondisi cuaca berubah cepat dan angin kencang mengganggu manuver kapal. (wdi)
Editor : Editor Satu