
SIMALUNGUN, METRODAILY — Al Ustaz H Ikhwanuddin Nasution Lc MM terpilih sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun periode 2026–2031.
Ia terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) VIII MUI Kabupaten Simalungun yang digelar di Aula Gedung MUI Kabupaten Simalungun, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Sabtu (5/9/2026).
Ikhwanuddin ditetapkan sebagai ketua berdasarkan keputusan Tim Formatur yang berjumlah 12 orang. Tim tersebut terdiri atas unsur perwakilan 25 kecamatan, pesantren, organisasi kemasyarakatan Islam, Dewan Pertimbangan Organisasi, serta MUI Provinsi Sumatera Utara.
Baca Juga: Bobol Rumah Siang Bolong, Motor dan Barang Elektronik Raib di Sinaksak
Usai terpilih, Ikhwanuddin menyebut jabatan tersebut bukan sekadar posisi organisasi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan bersama.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Ini adalah amanah yang sangat besar, memimpin orang-orang yang dekat dengan Allah,” ujar Ikhwanuddin.
Ia menyadari tugas tersebut tidak mungkin dijalankan seorang diri. Karena itu, Ikhwanuddin mengajak seluruh jajaran pengurus, ulama, tokoh agama, serta elemen umat Islam memperkuat kebersamaan dan sinergi.
“Saya membutuhkan teman dalam melaksanakan tugas ini. Saya berharap kita semua yang hadir siap menjadi teman dalam menjalankan tugas ini. Mari kita bersatu dan bersinergi,” katanya.
Menurut Ikhwanuddin, MUI harus terus mengambil peran dalam membimbing umat sekaligus membangun kemitraan konstruktif dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam mendukung pembangunan daerah.
MUI Diminta Tak Sekadar Bereaksi Saat Masalah Muncul
Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora yang mewakili Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih mengatakan, MUI memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, ulama tidak hanya menjadi tempat umat mencari jawaban atas persoalan keagamaan, tetapi juga berperan sebagai penuntun, penyejuk, sekaligus penjaga nilai dan moral masyarakat.
