5 Hektare Lahan di Simangaronsang Terbakar, TNI dan Damkar Turun

Editor Satu • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 15:35 WIB
Personel Damkar Pemkab Humbahas bersama prajurit Yonif TP 955/HS memadamkan kebakaran lahan sekitar 5 hektare di Desa Simangaronsang, Minggu (30/8/2026).
Personel Damkar Pemkab Humbahas bersama prajurit Yonif TP 955/HS memadamkan kebakaran lahan sekitar 5 hektare di Desa Simangaronsang, Minggu (30/8/2026).

HUMBAHAS, METRODAILY – Kebakaran lahan melanda Desa Simangaronsang, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Minggu (30/8/2026). Sekitar 5 hektare lahan milik warga terbakar.

Api berkobar di lahan yang berada di belakang Gereja Methodist Indonesia (GMI) dan berbatasan langsung dengan kawasan Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 955/HS.

Begitu menerima laporan warga, Danyonif TP 955/HS Letkol Inf Samuel Lingga Hasudungan langsung memimpin personel menuju lokasi. Dua unit mobil pemadam kebakaran milik TNI AD dikerahkan untuk memutus perambatan api.

Baca Juga: Rayap Besi Gentayangan di Sibolga, Kabel Hotel Dainang Dicuri

Pemkab Humbahas turut mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bidang Pemadam Kebakaran.

Tim gabungan kemudian berjibaku mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke area di sekitarnya.

Kasatpol PP Humbahas Andi Sihombing, didampingi Kabid Damkar Suberto Sitanggang, membenarkan kebakaran tersebut. Ia mengatakan api berhasil dikendalikan setelah personel Damkar dan prajurit Yonif TP 955/HS bergerak cepat ke lokasi.

Respons cepat menjadi krusial karena lokasi kebakaran berada berdekatan dengan fasilitas ibadah dan kawasan markas militer. Perambatan api dapat meluas apabila tidak segera diputus.

Baca Juga: Bekas Bioskop Antara di Toba Diduga Jadi Tempat Narkoba, Polisi Temukan 2 Bong

Warga Diminta Waspada

Kebakaran lahan seluas sekitar 5 hektare tersebut menjadi peringatan di tengah kondisi cuaca kemarau. Pemkab Humbahas meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Andi mengimbau warga tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.

“Warga harus meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah cuaca kemarau. Hindari pembakaran lahan sembarangan dan segera laporkan jika menemukan titik api,” imbaunya.

Baca Juga: HKBP Pertahankan RSU Tarutung, Empat Bukti Sejarah Dibawa ke Sengketa Hukum

Kolaborasi Damkar Pemkab Humbahas dan Yonif TP 955/HS menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran sehingga api tidak semakin meluas. Namun, kewaspadaan masyarakat tetap menjadi lapis pertama untuk mencegah kejadian serupa. (net)

Editor : Editor Satu
Damkar humbahas kebakaran lahan karhutla