Angin Kencang Hantam Toba, 9 Rumah Rusak dan Pohon Bertumbangan

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:30 WIB
ATAP RUMAH RUSAK – Kondisi rumah warga di Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba, yang rusak setelah diterjang angin kencang disertai hujan deras.
ATAP RUMAH RUSAK – Kondisi rumah warga di Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba, yang rusak setelah diterjang angin kencang disertai hujan deras.

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Sumut

TOBA, METRODAILY – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut). Sembilan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap, sementara sejumlah pohon tumbang.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sehari sebelum laporan disampaikan, Senin (24/8/2026).

“Telah terjadi angin kencang dengan kondisi curah hujan yang tinggi mengakibatkan pohon tumbang dan atap rumah warga beterbangan dan rusak di Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba,” kata Sri Wahyuni, Selasa (25/8/2026).

Baca Juga: 45 SPPG di Sumut Disuspend BGN, Dua di Simalungun Tersandung Administrasi

Sembilan rumah terdampak tersebar di Desa Situa-tua, Dusun I Parratusan, dan Desa Banua. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Petugas telah melakukan penanganan awal di lokasi, termasuk memotong dan mengevakuasi pohon yang tumbang akibat diterjang angin.

Cuaca Ekstrem Mengintai Sumut

Peristiwa di Toba terjadi ketika cuaca ekstrem masih melanda sejumlah wilayah Sumut. Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Karhutla Mengintai Simalungun, Warga Diminta Waspada dan Laporkan Titik Api

Berdasarkan analisis BBMKG Wilayah I, Senin (24/8), kondisi atmosfer dipengaruhi gelombang atmosfer aktif, belokan dan konvergensi angin dari kawasan pantai barat hingga lereng timur Sumut, serta anomali suhu muka laut yang relatif hangat.

Di sisi lain, penguatan Monsun Australia membuat kondisi pagi dan siang hari cenderung cerah berawan. Pemanasan permukaan yang optimal kemudian dapat meningkatkan ketidakstabilan atmosfer dan memicu pertumbuhan awan konvektif pada siang hingga malam hari.

Kondisi tersebut berpotensi menghasilkan hujan intensitas sedang hingga sangat lebat, petir, dan angin kencang berdurasi singkat secara lokal di sejumlah wilayah Sumut.

Baca Juga: Membangun Kembali Rumah Orangutan Tapanuli

Curah Hujan Tinggi Mulai Meluas

BMKG mencatat curah hujan tinggi telah terjadi di sejumlah daerah Sumut dalam sepekan terakhir. Beberapa di antaranya mencapai:

BBMKG Wilayah I memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumut berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan.

Wilayah yang masuk dalam prakiraan tersebut antara lain Medan, Binjai, Deli Serdang, Langkat, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Batu Bara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Pematangsiantar, Toba, Samosir, Humbang Hasundutan, dan sejumlah wilayah lainnya.

Baca Juga: Polres Siantar Pantau SPBU, Stok Pertalite Masih Tersedia

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan angin kencang saat hujan deras berlangsung.

Kondisi cuaca yang cepat berubah membuat masyarakat perlu menghindari lokasi rawan bencana dan segera mengambil langkah pengamanan apabila terjadi hujan lebat disertai angin kencang. (dtc)

Editor : Editor Satu
pohon tumbang angin kencang tb