MEDAN, METRODAILY – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membunyikan peringatan dini cuaca ekstrem di Sumatera Utara.
Dalam tiga hari ke depan, sejumlah wilayah diprakirakan diguyur hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang, sehingga meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.
Peringatan tersebut dikeluarkan setelah BMKG mendeteksi kondisi atmosfer yang masih mendukung pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Sumut. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di daerah rawan banjir dan longsor.
Baca Juga: Syahrini Rayakan Ultah 46 Bersama Baby R di Bali, Dekorasi Warna Pastel
Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Defri Mandoza, mengatakan kondisi cuaca di Sumatera Utara masih sangat dinamis.
"Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Sumatera Utara dalam tiga hari ke depan diprediksi bervariasi, mulai dari cerah, berawan, hingga potensi hujan dengan intensitas ringan sampai lebat di beberapa wilayah," ujarnya, Minggu (2/8).
Defri menjelaskan, potensi hujan dipengaruhi adanya daerah konvergensi dan belokan angin di kawasan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Fenomena tersebut memicu pembentukan awan hujan dalam jumlah lebih banyak.
Baca Juga: Ubah Sampah Jadi Bernilai, Universitas Efarina Latih Pemulung TPA Tanjung Pinggir Produksi Ecobrick
Selain itu, kelembapan udara di lapisan atas atmosfer masih tergolong tinggi. Kondisi ini memperbesar peluang terbentuknya awan konvektif jenis cumulonimbus yang identik dengan hujan lebat, petir, dan angin kencang.
"Kelembapan udara lapisan atas yang cukup basah serta dinamika gelombang atmosfer lokal meningkatkan potensi terbentuknya awan konvektif yang dapat memicu hujan lebat dan angin kencang," jelasnya.
BMKG juga memperkirakan suhu udara di wilayah dataran rendah dan perkotaan, termasuk Kota Medan dan sekitarnya, berada pada kisaran 23–33 derajat Celsius. Suhu maksimum harian diprediksi mencapai 32–33 derajat Celsius.
Baca Juga: Bocah 7 Tahun di Angkola Muara Tais Ditemukan Tak Bernyawa dalam Sumur
Ancaman Banjir hingga Longsor
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh perubahan cuaca dalam beberapa hari ke depan.
Hujan deras yang berlangsung dalam waktu lama berpotensi memicu banjir, genangan, tanah longsor, hingga pohon tumbang, khususnya di kawasan perbukitan dan daerah yang memiliki sistem drainase kurang baik.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir serta meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di jalur rawan longsor.
BMKG juga meminta masyarakat terus memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem lebih awal. (net)
Editor : Editor Satu