LABUHANBATU, METRODAILY - PT PLN (Persero) UP3 Rantauprapat melalui ULP Rantau Kota akan melaksanakan pemadaman listrik terjadwal di puluhan titik wilayah Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, pada Senin, 6 Juli 2026. Pemadaman dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan keandalan sistem kelistrikan melalui pemeliharaan Gardu Induk (GI).
Berdasarkan informasi resmi PLN, terdapat dua jadwal pekerjaan. Pertama, pada penyulang RA.01 (PMT GI) yang akan berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dengan pekerjaan pemeliharaan HUTM.
Wilayah yang terdampak meliputi Padang Pasir, Perumahan Sahara, Perumahan Wilnata Residence, Perumahan Al Aziz, Kampung Lalang, Urung Kompas, Sioldengan, Tebing Linggahara Lama, Siluman A, Siluman B, Kebun Jambu, Perumnas, Kampung Salam, dan sekitarnya.
Baca Juga: Pengurus Infaq Pasar Gelugur Rantauprapat Santuni 126 Anak Yatim di Padang Bulan
Selanjutnya, pada penyulang RT 04/GI, pemadaman dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 hingga 14.00 WIB untuk pekerjaan HAR Gardu Kubikel 20 kV dan TD #1 GI Ranto.
Wilayah yang terdampak antara lain Jalan Aek Siranda, Jalan Bulu Tangkis, Jalan Olahraga, Jalan Tenis, Gariang, Jalan Lintas Sumatera, Islamic Center, Jalan Aek Matio, Jalan Titi Rambe, Bandar Kumbu, Sepakat, Aek Mardomu, Jalan Aek Tapa, Mailil Juhe dan Juju, Jalan SM Raja, Pasir Sidimpuan, Jalan Juang 45, Dano Bale A, B, dan C, kawasan N 1, N 2, N 3, Bulu Cina, serta wilayah sekitarnya.
Manager ULP Rantau Kota, Reza, membenarkan adanya pemadaman listrik tersebut. Menurutnya, penghentian sementara aliran listrik dilakukan karena adanya pekerjaan pemeliharaan Gardu Induk yang menjadi bagian penting dalam sistem distribusi tenaga listrik.
Baca Juga: PRSU ke-50 Resmi Dibuka, Wagub Surya: Magnet Investasi dan Penggerak Ekonomi Sumut
"Memang benar, pada Senin besok akan dilakukan pemadaman listrik terkait pemeliharaan gardu induk," ujar Reza kepada wartawan, Sabtu (4/7/2026) siang melalui WhatsApp pribadinya.
Reza menjelaskan, satu transformator di Gardu Induk menyuplai beberapa penyulang sekaligus. Oleh sebab itu, ketika dilakukan pekerjaan pemeliharaan, sejumlah penyulang harus dipadamkan sehingga berdampak pada banyak wilayah.
"Karena yang dipelihara adalah gardu induk. Seperti yang telah dijelaskan dalam pengumuman, satu trafo gardu induk menyuplai beberapa penyulang. Itulah sebabnya banyak penyulang yang terdampak selama proses pemeliharaan berlangsung," jelasnya.
PLN mengimbau masyarakat agar dapat menyesuaikan aktivitas selama berlangsungnya pemadaman. Bagi pelanggan yang menggunakan genset, diminta untuk memisahkan instalasi genset dari jaringan PLN guna menghindari potensi bahaya. PLN juga menyampaikan bahwa apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal, aliran listrik akan segera dinormalkan kembali. Waktu padam maupun penyalaan kembali bersifat tentatif dan disesuaikan dengan kondisi pekerjaan di lapangan. (Bud)