Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Satgas Yonif 122/Tombak Sakti Resmi Berangkat ke Perbatasan RI-Papua Nugini

Editor Satu • Kamis, 2 Juli 2026 | 12:20 WIB
Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina bersama Danyonif 122/Tombak Sakti Letkol Inf Jati Yuli Ardiputra melepas keberangkatan Satgas Pengamanan Perbatasan RI–Papua Nugini Tahun Anggaran 2026.
Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina bersama Danyonif 122/Tombak Sakti Letkol Inf Jati Yuli Ardiputra melepas keberangkatan Satgas Pengamanan Perbatasan RI–Papua Nugini Tahun Anggaran 2026.

SIANTAR, METRODAILY – Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina bersama Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 122/Tombak Sakti (TS) Letkol Inf Jati Yuli Ardiputra secara resmi melepas keberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Statis Republik Indonesia–Papua Nugini Tahun Anggaran 2026.

Prosesi pelepasan berlangsung di Lapangan Markas Komando (Mako) Yonif 122/Tombak Sakti, Jalan Melanthon Siregar, Nagori Silau Malaha, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Selasa (30/6/2026).

Mewakili Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn, Herlina menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit Yonif 122/Tombak Sakti yang akan menjalankan tugas negara menjaga wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.

Baca Juga: Ariel Tatum Bacakan Puisi untuk Dukung Nadiem Makarim

Menurutnya, penugasan tersebut merupakan amanah sekaligus bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.

"Penugasan ini merupakan amanah yang mulia, sekaligus wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara. Saya berpesan kepada seluruh prajurit TNI agar menjunjung tinggi disiplin, menjaga solidaritas, mengutamakan profesionalisme, serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat di daerah penugasan," ujar Herlina.

Ia juga mengingatkan seluruh personel Satgas agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan pendekatan humanis, serta menjaga nama baik TNI, satuan, dan daerah asal.

Baca Juga: Davina Karamoy Pilih Peran Menantang di Film Baru

"Kepada seluruh prajurit, kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas keikhlasan serta dukungan yang diberikan. Semoga doa dan semangat dari keluarga menjadi kekuatan bagi para prajurit dalam menjalankan tugas. Mari kita doakan bersama, semoga seluruh personel Satgas Pamtas Republik Indonesia–Papua Nugini Yonif 122/Tombak Sakti senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam menjalankan tugas, serta kembali dengan membawa keberhasilan dan kebanggaan. Jaga kehormatan, junjung tinggi Merah Putih, dan tetap semangat dalam mengabdi kepada bangsa dan negara," tegasnya.

Usai upacara pelepasan, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi Boras Sipir Ni Tondi, salah satu tradisi adat Simalungun yang sarat makna. 

Dalam prosesi tersebut, beras ditaburkan di atas kepala atau ubun-ubun prajurit sebagai simbol doa, harapan, dan perlindungan agar mereka senantiasa diberi keselamatan serta terhindar dari segala mara bahaya selama menjalankan tugas di daerah penugasan.

Baca Juga: Belgia Lolos Dramatis Setelah Atasi Senegal Selama 120 Menit

Tradisi tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa restu kepada para prajurit yang akan mengemban misi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah perbatasan. (esa)

Editor : Editor Satu
#Satgas Yonif 122/Tombak Sakti #Perbatasan R