Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Antisipasi El Nino, Pemko Sibolga Perkuat Kesiapsiagaan dan Pengendalian Inflasi

Editor Satu • Rabu, 1 Juli 2026 | 11:50 WIB
 Sekda Sibolga Herman Suwito bersama jajaran Pemko Sibolga mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak Fenomena El Nino secara virtual di Ruang Command Center Kantor Wali Kota Sibolga.
Sekda Sibolga Herman Suwito bersama jajaran Pemko Sibolga mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak Fenomena El Nino secara virtual di Ruang Command Center Kantor Wali Kota Sibolga.

SIBOLGA, METRODAILY – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak fenomena El Nino sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkai dengan Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak Fenomena El Nino.

Rakor yang digelar secara virtual dari Ruang Command Center Kantor Wali Kota Sibolga, Senin (29/6), diikuti Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik yang diwakili Sekretaris Daerah Herman Suwito.

Turut mendampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Josua Hutapea, Plt Kabag Kesra Lely Erliani Batubara, serta Plt Kabag Hukum Sriayu Aritha Panggabean.

Baca Juga: Pemkab Tapteng Gelar Layanan Kesehatan Gratis, Sasar 2.000 Warga hingga ASN

Rakor dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian didampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti serta diikuti para pejabat kementerian dan lembaga terkait.

Dalam arahannya, Tito mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak El Nino yang diperkirakan memicu cuaca lebih panas dan berkurangnya curah hujan.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penurunan produksi pertanian dan perkebunan, hingga meningkatnya risiko inflasi akibat terganggunya pasokan pangan.

Baca Juga: Agnez Mo Debut sebagai Pengisi Suara Film Animasi Hollywood

Selain itu, menurunnya debit air di bendungan juga dinilai dapat memengaruhi produksi energi apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Rakor tersebut bertujuan memperkuat sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan potensi bencana akibat El Nino.

Pembahasan difokuskan pada langkah-langkah antisipatif, mulai dari pengelolaan sumber daya air, penguatan ketahanan pangan, hingga mitigasi risiko di berbagai sektor.

Dalam sesi sosialisasi, narasumber dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum memaparkan prakiraan kondisi iklim, potensi dampak El Nino, strategi mitigasi bencana, serta langkah menjaga ketersediaan sumber daya air.

Baca Juga: OJK Setujui Penggabungan Enam BPR di Sumatera, Aset BPR Mangatur Ganda Diproyeksi Tembus Rp400 Miliar

Rakor juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan air bersih, menjaga ketahanan pangan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor selama musim kemarau.

Melalui keikutsertaan dalam rakor tersebut, Pemko Sibolga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mengendalikan inflasi, memperkuat kesiapsiagaan menghadapi El Nino, serta menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat dari dampak perubahan iklim. (rel)

Editor : Editor Satu
#el nino #pengendalian inflasi #Pemko Sibolga