HUMBAHAS, METRODAILY – Longsor akibat hujan berintensitas tinggi menutup sebagian ruas jalan provinsi di Desa Hauagong, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).
Bencana tersebut sempat mengganggu arus transportasi serta distribusi logistik di jalur penghubung Kecamatan Pakkat dan Kecamatan Tarabintang.
Merespons kondisi itu, Pemerintah Kabupaten Humbahas langsung melakukan penanganan darurat untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup material tanah dan bebatuan.
Baca Juga: Gagal Edarkan Sabu 40 Gram, Pria 54 Tahun Dibekuk di Porsea
Bupati Humbahas Oloan P. Nababan menginstruksikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Humbahas, Bernard M. Simamora, agar segera menangani lokasi longsor dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
BPBD Humbahas kemudian berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara karena ruas jalan tersebut merupakan aset jalan provinsi.
Penanganan darurat dilaksanakan pada Jumat (26/6/2026) dengan melibatkan BPBD Humbahas, Camat Pakkat Hemat A. Sitanggang, Pemerintah Desa Hauagong, Pemerintah Desa Siambaton, instansi terkait, serta masyarakat setempat.
Baca Juga: Korupsi Dana Desa Rp2,9 Miliar, Mantan Kades Muara Bolak Dituntut 8 Tahun Penjara
Untuk mempercepat proses pembersihan material longsor, tim mengerahkan sejumlah alat berat, di antaranya excavator, trado, dan backhoe loader.
Petugas memprioritaskan pemasangan cerucuk sebagai tanggul penahan, pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan, serta pengamanan lokasi guna mengantisipasi kecelakaan maupun potensi longsor susulan.
Berkat penanganan cepat tersebut, akses jalan kini telah kembali dapat dilalui meski masih diberlakukan secara terbatas. Masyarakat sudah bisa melintasi jalur tersebut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: PTAR Bersihkan Kawasan Mangrove dan Perkuat Konservasi Terumbu Karang di Tapteng
Sementara itu, perbaikan permanen ruas jalan akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sesuai dengan kewenangannya.
Kepala Pelaksana BPBD Humbahas Bernard M. Simamora mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Sumut agar penanganan permanen dapat segera direalisasikan.
"Penanganan darurat ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah untuk memastikan akses masyarakat tetap terbuka," ujarnya.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintasi lokasi, terutama ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut karena masih berpotensi terjadi longsor susulan.
Baca Juga: Wulan Guritno Tulis Surat Menyentuh untuk Shaloom di Ulang Tahun ke-28
Pemkab Humbahas menilai sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan bencana sekaligus memulihkan akses transportasi di wilayah terdampak. (net)
Editor : Editor Satu