Gus Irawan bersama Ketua KONI Sumut Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar mengapresiasi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) dan tim Shokaido Tapanuli Selatan. Dan, mengundang para karateka dan ofisial dalam jamuan makan siang bersama.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas PUPR Fachri Ananda Harahap, Serta Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga M Taufik Nasution, serta Plt Ketua FORKI Tapanuli Selatan A Fauzi M Ritonga, Plt Ketua Shokaido Tapanuli Selatan Ahyar lubis, dan pengurus M Husni Fadly Nasution, serta Sensai (pelatih) Rihatman Tanjung.
Pada Kesempatan itu, Gus Irawan mengaku merasa gembira dan bersyukur, anak-anak Tapanuli Selatan dapat memberikan warna di kancah International yang diikuti oleh 6 negara tersebut.
"Anak-anakku tetaplah latihan dan belajar, pertahankan apa yang sudah dicapai, bahkan di tingkatkan. Tetapi, jangan meninggalkan tugas yang sesungguhnya yaitu belajar, karena selain atlet kalian juga adalah pelajar," pesannya.
Kepada pelatih dan ofisial, Bupati mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang ditunjukkan selama ini serta menyampaikan salam hangat untuk para orang tua dari atlet. Tanpa dukungan mereka, kata Gus, mustahil para atlet bisa mencapai prestasi seperti saat ini.
Sementara itu, Ketua KONI Sumut Kolonel TNI (Purn) Hatunggal Siregar juga merasa gembira atas prestasi yang diraih anak-anak Tapanuli Selatan. Pesannya, terus tingkatkan intensitas latihan dan konsisten, sehingga dapat mencapai hasil maksimal di PORPROV mendatang.
"Dan saya sebagai anak Tapsel juga siap membantu," demikian ujarnya kepada FORKI Tapanuli Selatan.
Acara dilanjutkan dengan makan siang bersama, serta bercengkerama akrab antara Bupati Tapanuli Selatan, Ketua KONI Sumatera Utara, para pelatih dan Ofisial serta para atlet yang hadir diakhiri dengan foto bersama.
Kejuaraan Karate Championship 2026 Malaysia Open di Universitas Kebangsaan Malaysia. yang berlangsung 29--31 Mei 2026 di Selangor ini, diikuti perguruan dari berbagai negara. Di antaranya Malaysia, Singapura, India, Sri Langka, Pakistan, Jepang dan Brunei Darussalam serta Indonesia.
Plt Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Tapanuli Selatan, A Fauzi M Ritonga bersama dengan Sensai Rihatman Tanjung menuturkan, selain dari Shokaido Tapanuli Selatan, perwakilan dari Indonesia juga diikuti Forki Jawa Barat, Bali dan Forki Banten. Kemudian, Shokaido Riau dan UMSU Kota Medan.
"Alhamdulillah, 8 anak-anak kita berhasil meraih medali. Satu emas, dua perak dan lima perunggu," jelas pria yang akrab disapa Bang Deni ini.
Plt Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga M Taufik Nasution optimis, meski pun turun dari tahun sebelumnya di mana Shokaido Tapanuli Selatan berhasil membawa pulang 3 medali emas, 2 perak dan 4 medali perunggu.
"Namun, kita Harapkan atlet-atlet karate ini akan dapat meraih hasil yang lebih baik pada pagelaran POR Provinsi Sumatra Utara tahun ini," katanya.
Karateka Shokaido Tapanuli Selatan yang meraih medali, di antaranya Raja Amiruddin meraih emas, Rifsan Irham Anggara Pulungan dan Hamidul meraih perak. Medali perunggu, masing-masing Zaskia, Yahya, Indhika dan Revy. (SAN)
Editor : SAMMAN