Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Membangun Pemasyarakatan yang Sehat, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Gelar Penyuluhan dan Cek Kesehatan WBP

Leo Sihotang • Senin, 8 Juni 2026 | 19:42 WIB
Tim Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli saat melakukan pemeriksaan kesehatan bagi WBP Kelas IIB Gunungsitoli.
Tim Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli saat melakukan pemeriksaan kesehatan bagi WBP Kelas IIB Gunungsitoli.

GUNUNGSITOLI, METRODAILY - Komitmen dalam menjaga kesehatan warga binaan terus ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli. Pada Senin (8/6/2026), Lapas Kelas IIB Gunungsitoli bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli menggelar penyuluhan kesehatan mengenai Virus Hanta sekaligus pemeriksaan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan melalui edukasi dan deteksi dini berbagai penyakit. Selain mendapatkan pemahaman mengenai bahaya Virus Hanta, para WBP juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan secara langsung dari tenaga medis.

Dalam sesi penyuluhan, dokter penyuluh Sarah Nadia Larasati menjelaskan berbagai aspek terkait Virus Hanta, mulai dari penyebab, cara penularan, gejala yang perlu diwaspadai, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kebersihan lingkungan dan penerapan pola hidup sehat menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat tersebut.

Selain penyuluhan, tim Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli juga melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga binaan berusia 40 tahun ke atas. 

Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, serta pengecekan kadar gula darah dan kolesterol sebagai langkah deteksi dini terhadap risiko penyakit tidak menular.

Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam memenuhi hak-hak dasar warga binaan, khususnya di bidang kesehatan.

"Kesehatan warga binaan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan. Melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli, kami ingin memastikan seluruh warga binaan mendapatkan edukasi kesehatan yang memadai serta akses pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan kondisi kesehatan yang baik, proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal dan produktif," ujar Sahat Bangun, kepada metrodaily.jawapos.com, Senin (8/6/2026).

Ia menambahkan, sinergi antara Lapas dan instansi kesehatan menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan mendukung peningkatan kualitas hidup warga binaan.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat. Ini juga menjadi bagian dari upaya kami dalam mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan," tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan produktif. (al)

 

 

Editor : Leo Sihotang
#Gunungsitoli