MEDAN, MRTRODAILY – Regal Springs Indonesia bersama Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara memperkuat kolaborasi strategis melalui kuliah umum bertajuk “Next Wave Leaders: Mastering Aquaculture & Industry Skills” yang digelar di Kampus USU, Rabu (22/4/2025).
Kegiatan ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman (MoA) yang telah diteken pada 2024, sebagai langkah konkret menyinergikan dunia industri dan akademik dalam pengembangan sektor akuakultur nasional.
Kuliah umum tersebut diikuti mahasiswa lintas program studi di Fakultas Pertanian, mulai dari Manajemen Sumber Daya Perairan, Agroteknologi, Agribisnis, Teknologi Pangan, Peternakan hingga Teknik Pertanian dan Biosistem—bidang yang dinilai strategis dalam mendukung ketahanan pangan berbasis akuakultur.
Baca Juga: Lebih 6 Bulan, Masa Plt Kadis Kesehatan Labuhanbatu Langgar Surat Edaran BKN
President Director Regal Springs Indonesia, Rudolf Hoeffelman menegaskan bahwa akuakultur modern tidak lagi sebatas aktivitas budidaya ikan, melainkan mencakup pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
“Akuakultur menuntut keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab lingkungan, serta keputusan strategis yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat dan ekosistem,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan kepemimpinan generasi muda menjadi krusial untuk menghadapi kompleksitas industri perikanan yang terus berkembang, termasuk dinamika pasar global.
Baca Juga: Oknum PPPK Dishub Madina Tertangkap Nyabu
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Tavi Supriana, menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk nyata integrasi antara kebutuhan industri dan dunia pendidikan.
“Mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga wawasan praktis terkait tantangan industri, adaptasi pasar, operasional, hingga penerapan standar keberlanjutan,” katanya.
Nota kesepakatan kerja sama tersebut mencakup sejumlah program strategis, seperti knowledge sharing, riset bersama, serta program pemagangan di lingkungan Regal Springs Indonesia.
Program-program ini dirancang untuk menjembatani kurikulum akademik dengan kebutuhan riil industri, sekaligus membuka peluang karier bagi lulusan di sektor perikanan.
Baca Juga: Penalti Lamine Yamal Penyelamat Barcelona
Dalam kuliah umum tersebut, Rudolf Hoeffelman bertindak sebagai pembicara utama dengan paparan terkait visi dan tantangan akuakultur global dari perspektif korporasi.
Turut hadir Friska S. Saragih yang membagikan pengalaman operasional pengelolaan budidaya ikan tilapia berkelanjutan, serta Adrian Hilman yang mengulas inovasi teknologi pangan berbasis hasil perikanan.
Diskusi dipandu oleh moderator Nursa’adah dan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta.
Ke depan, kolaborasi antara Regal Springs Indonesia dan Universitas Sumatera Utara diharapkan terus berlanjut dalam mencetak talenta unggul serta memperkuat daya saing industri akuakultur Indonesia di tingkat global. (Rel)
Editor : Editor Satu