SIMALUNGUN, METRODAILY – Polsek Gunung Malela menggelar kegiatan “Sabuk Kamtibmas” dengan melibatkan pemuda Nagori Pamatang Asilum, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Gunung Malela ini menjadi langkah antisipatif menghadapi potensi gangguan keamanan menjelang Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026.
Kasi Humas Polres Simalungun, Verry Purba, mengapresiasi langkah proaktif tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan pendekatan preventif Polri yang mengedepankan kolaborasi dengan masyarakat.
“Kegiatan ini bentuk nyata Polri yang tidak menunggu masalah datang, tetapi bergerak lebih awal bersama masyarakat untuk mencegahnya,” ujarnya.
Kapolsek Gunung Malela, Hengky B Siahaan, menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama di kawasan industri dan perkebunan.
“Pemuda adalah garda terdepan dalam menjaga ketenangan lingkungan mereka sendiri,” katanya.
Tiga Fokus Arahan: May Day, HUT RI, dan Kamtibmas
Dalam forum dialogis tersebut, Polsek menyampaikan tiga poin utama:
- Penguatan pemahaman makna May Day yang menekankan kesejahteraan pekerja dan keharmonisan industri
- Persiapan menyongsong HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
- Peningkatan pelayanan dan pencegahan gangguan keamanan melalui program Sabuk Kamtibmas
Sebagai tindak lanjut, disepakati sejumlah langkah strategis, antara lain peningkatan patroli dialogis di titik vital seperti pabrik dan gudang, serta penguatan deteksi dini di lingkungan pekerja.
Selain itu, sistem komunikasi cepat melalui HT dan grup WhatsApp antara petugas keamanan perusahaan dan Bhabinkamtibmas diaktifkan untuk pelaporan situasi secara real-time.
Edukasi Buruh agar Rayakan May Day Secara Positif
Polsek juga memberikan edukasi kepada pekerja agar memperingati May Day dengan kegiatan yang produktif tanpa mengganggu ketertiban umum.
“Kami berkomitmen menjaga sinergitas hingga H+2 May Day. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama kita saling menjaga,” tegas Kapolsek. (rel)