Disnaker Medan Gandeng ISTP–Tradepro, Siapkan Mahasiswa Siap Kerja Sejak Dini

Editor Satu • Dipublikasikan Jumat, 10 April 2026 | 10:15 WIB
Plt Kadisnaker Medan Ramaddan membuka kolaborasi ISTP dan PT Tradepro untuk pembekalan kompetensi dan sertifikasi mahasiswa di Medan.
Plt Kadisnaker Medan Ramaddan membuka kolaborasi ISTP dan PT Tradepro untuk pembekalan kompetensi dan sertifikasi mahasiswa di Medan.

MEDAN, METRODAILY – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Medan memfasilitasi kolaborasi antara Institut Sains dan Teknologi TD Pardede (ISTP) dan PT Tradepro guna menyiapkan kompetensi calon tenaga kerja sejak masa kuliah.

Kegiatan yang berlangsung di kampus ISTP, Rabu (8/4/2026), dibuka oleh Plt Kepala Disnaker Medan, Ramaddan. Program ini difokuskan pada pembekalan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk sektor perdagangan berjangka.

“Kita ingin mahasiswa sudah siap sebelum menjadi pencari kerja. Kompetensi harus dibangun sejak dini, bukan setelah lulus,” ujar Ramaddan.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Harga, Pemko Tebingtinggi Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi

Ia menegaskan, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan dunia pendidikan dengan industri, sehingga mahasiswa memiliki arah yang jelas dalam memasuki dunia kerja.

Ke depan, Disnaker Medan berencana memperluas program serupa ke berbagai perguruan tinggi, termasuk mendorong peningkatan kompetensi tenaga pengajar.

Sementara itu, Rektor ISTP, Semangat MT Debataraja, mengapresiasi fasilitasi Disnaker Medan yang memungkinkan terjalinnya kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Tradepro.

Baca Juga: Sequis Life Resmikan Sequis Center Medan, Perkuat Layanan dan Literasi Keuangan di Sumut

Program ini juga berorientasi pada sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga mahasiswa memiliki pengakuan kompetensi secara resmi sebelum lulus.

“Mahasiswa bisa mengikuti pelatihan dan sertifikasi, sehingga saat lulus sudah siap kerja dengan skill yang meningkat,” ujarnya.

Direktur PT Tradepro, Hendri Trisna Harjaya, bersama Komisaris Ramadan, turut memaparkan dinamika industri, mulai dari proses rekrutmen hingga peluang karier di sektor strategis.

Sebanyak 100 mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti kegiatan ini, yang ditutup dengan sesi diskusi interaktif.

Baca Juga: Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026, Target Tekan Pengangguran

Dalam arahannya, Ramaddan juga menyoroti ketatnya persaingan kerja di Medan yang mencapai sekitar 110 ribu pencari kerja setiap tahun. Ia menekankan pentingnya sertifikasi dan pengalaman praktis sebagai nilai tambah.

“Kalau tidak cepat menyikapi, kita akan tertinggal. Idealnya, setelah wisuda, sudah siap menandatangani kontrak kerja,” tegasnya.

Melalui program ini, Disnaker Medan berharap lulusan perguruan tinggi memiliki daya saing tinggi dan mampu langsung terserap di dunia kerja. (Rel)

Editor : Editor Satu
tradepro Disnaker Medan