Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Huntara untuk 245 KK Korban Bencana di Tapsel Dikebut, Target Rampung Usai Ramadan

Editor Satu • Rabu, 18 Februari 2026 | 13:20 WIB

 

Kepala Satker PPS Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PU, Kurniawan, saat meninjau pembangunan huntara korban bencana di Tapanuli Selatan.
Kepala Satker PPS Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PU, Kurniawan, saat meninjau pembangunan huntara korban bencana di Tapanuli Selatan.

TAPSEL, METRODIALY – Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga korban bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan ditargetkan rampung sepekan setelah Ramadan 2026.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Kurniawan, mengatakan pembangunan huntara di Sumatera Utara yang dikerjakan kementerian saat ini hanya berlokasi di Tapanuli Selatan.

“Yang sekarang dibangun itu totalnya 21 blok. Dari 21 blok itu akan menampung 245 KK,” kata Kurniawan usai mendampingi Menteri PU di Tapanuli Selatan, Senin (16/2/2026).

Baca Juga: Kejar Target Mei 2026, Kementerian PU Percepat Sabo Dam Pengendali Banjir di Tapteng

Menurutnya, progres pembangunan huntara telah mencapai sekitar 70 persen. Awalnya proyek ditargetkan selesai pada awal Ramadan, namun terkendala cuaca dan keterbatasan material di lapangan. Meski begitu, pihaknya optimistis pengerjaan dapat segera dituntaskan.

“Ini kami targetkan selesai sepekan setelah Ramadan,” ujarnya.

Kurniawan menjelaskan, kawasan huntara dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, antara lain musala, gedung serbaguna, lapangan olahraga, ruang permainan anak, kamar mandi, serta dapur umum.

Di dalam setiap unit kamar juga disediakan perabot seperti tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Ia memastikan huntara dirancang nyaman dan memiliki ketahanan material jangka panjang.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Hantam Tapteng, Jalan Sibolga–Tarutung Lumpuh Total

“Di dalam kamar sudah kami lengkapi dengan mebel. Ada dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Dalam satu blok juga tersedia kamar mandi, WC, dan dapur umum. Secara ketahanan, materialnya bisa bertahan sekitar 20 sampai 30 tahun,” katanya. (net)

Editor : Editor Satu
#kementerian pu #pembangunan huntara #Korban Banjir Tapsel