MEDAN, METRODAILY — Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Dr. Harli Siregar menekankan pentingnya integritas, inovasi, dan gaya hidup sederhana kepada Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) dalam pertemuan konsultasi seluruh pengurus IAD se-Sumatera Utara di Aula Gedung Jabal Nur Asrama Haji, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan, Rabu (11/2/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Kajati Sumut selaku pengawas IAD bersama Wakajati Sumut, para Asisten, para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Sumatera Utara, serta pejabat struktural Kejaksaan.
Ketua Umum IAD Pusat Ny. Sruningwati Burhanuddin hadir sebagai pembicara utama dan menyampaikan arahan melalui video konferensi.
Baca Juga: Tambang Ilegal Tewaskan Warga di Madina, Polisi Buru Pemilik
Dalam arahannya, Harli Siregar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus IAD Sumut yang akan menjalankan tugas organisasi. Ia menegaskan IAD memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja institusi Kejaksaan.
“Kepada seluruh pengurus IAD Sumatera Utara selamat menjalankan tugas, karena tugas dan tanggung jawab organisasi Dharmakarini sangat penting,” ujarnya.
Menurut Harli, kegiatan organisasi harus memberikan kontribusi nyata bagi Kejaksaan. Ia mendorong IAD terus berinovasi, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta menjaga sikap dengan menghindari gaya hidup hedonisme yang berpotensi mengganggu integritas kedinasan.
Baca Juga: Dokter Spesialis Anak Gugat Pemkab Humbahas, Status ASN Menggantung Sejak 2012
Ketua IAD Sumatera Utara Ny. Tiurmaida Harli Siregar menambahkan bahwa IAD memikul tanggung jawab besar, baik dalam rumah tangga maupun dalam mendukung tugas kedinasan suami.
Ia mengajak seluruh anggota berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, serta modernisasi administrasi organisasi melalui pemanfaatan digitalisasi guna mewujudkan tata kelola yang baik.
“Sebagai Dharmakarini harus mampu mengemban dan menyesuaikan tanggung jawab dalam rumah tangga namun tetap mendukung tugas kedinasan suami,” katanya.
Untuk memperkuat kapasitas organisasi, pakar komunikasi dan motivator nasional Dr. Aqua Dwipayana turut memberikan materi tentang pengelolaan peran organisasi perempuan di lingkungan Kejaksaan.
Baca Juga: 280 Sekolah di Taput Resmi Terapkan 5 Hari Sekolah, Jam Belajar Ditambah
Ia menekankan pentingnya menjaga kesederhanaan, menghindari hedonisme, serta kemampuan mengatur waktu antara urusan rumah tangga dan dukungan terhadap tugas kedinasan.
Usai rangkaian acara seremonial, kegiatan dilanjutkan dengan pagelaran inovasi berupa promosi UMKM melalui penyajian jajanan khas daerah se-Sumatera Utara serta pertunjukan karya seni dari para pengurus IAD. (rel/sya)