BATU BARA, METRODAILY – Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian mengajak Laskar Melayu Batu Bara (LMB) dan seluruh elemen masyarakat untuk melestarikan tradisi Melayu, seperti pesta tapai, mogang, dan mandi belimau, sebagai bagian dari kearifan lokal menyambut bulan suci Ramadan.
Ajakan tersebut disampaikan saat pengukuhan Laskar Melayu Kabupaten Batu Bara (LMB) di Halaman Kantor Jurnal Polis, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Senin (9/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati Baharuddin secara resmi menyerahkan bendera pataka LMB dan menyalurkan bantuan sembako kepada kaum duafa.
Baca Juga: Bendahara Kampus di Tapteng Ditangkap, Diduga Gelapkan Dana Rp499 Juta
Pengukuhan LMB dinilai menjadi momentum memperkuat peran organisasi tersebut sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga persatuan, pelestarian budaya, serta mendukung pembangunan di Kabupaten Batu Bara.
Bupati Baharuddin menegaskan pentingnya kekompakan masyarakat Melayu agar adat dan budaya tetap terjaga.
“Melayu harus kompak dan solid agar Melayu tidak hilang, sesuai dengan pepatah ‘Takkan Melayu hilang di bumi’,” tegasnya.
Sinergi untuk Pembangunan Pesisir
Selain pelestarian budaya, Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk bersinergi dengan LMB dalam program pembangunan, termasuk rencana pengembangan kampung nelayan di Medang Deras, Lima Puluh Pesisir, dan Tanjung Tiram guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Dana PEN Rp326 Miliar di Taput, Kejari Telusuri Aliran hingga Pejabat
Ketua LMB Abdul Kholid Zailani menyatakan kesiapan organisasinya mendukung visi dan misi Bupati Batu Bara serta berperan aktif menjaga nilai-nilai kebudayaan Melayu.
Sementara itu, Pembina LMB Dato' Laksamana Setia Diraja Riansyah Putra Efendi Tanjung berharap LMB dapat memberi manfaat nyata dan mengangkat harkat martabat Melayu di Batu Bara.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Papera Sumut Suratman, anggota DPRD Batu Bara Syaiful Bahri dan Sudarman, Asisten I Setdakab Batu Bara, Plt. Kepala Disporabudpar, Camat Medang Deras, para kepala desa, tokoh agama dan masyarakat, serta perwakilan PT Inalum, PT Wilmar, dan PT Domba Mas.
Baca Juga: Kapolres Samosir Tinjau Program MBG, Bagikan Sepatu & Alat Belajar ke 140 Siswa
Pengukuhan ini menjadi langkah awal konsolidasi budaya sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan sektor swasta dalam pembangunan daerah. (raka)