TOBA, METRODAILY – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr. Fatmawati ST M.Eng, melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Senin (2/2/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk monitoring pelaksanaan distribusi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) agar tepat sasaran kepada kelompok 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita non-PAUD di wilayah Kecamatan Balige.
Dalam kegiatan itu, Dr. Fatmawati meninjau langsung proses distribusi MBG di SPPG Balige sekaligus memastikan mekanisme penyaluran berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Harga Cabai Merah Keriting Melonjak di Toba, Andaliman Turun Hingga Rp150 Ribu per Kg
Selain monitoring, kunjungan ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi dan sinergi antara Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sumatera Utara dengan SPPG Kecamatan Balige dalam mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi masyarakat.
Dr. Fatmawati menjelaskan, pelaksanaan Program MBG 3B merupakan tindak lanjut hasil audiensi antara Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dengan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, yang menekankan pentingnya pendampingan kepada keluarga penerima manfaat.
Sebagai implementasi kebijakan tersebut, Tim Pendamping Keluarga (TPK) ditugaskan untuk mendampingi proses distribusi MBG kepada sasaran 3B.
Baca Juga: Inacraft 2026 Jadi Panggung Global, Pemkab Taput Pamerkan Ulos dan Produk Ekonomi Kreatif
Pendampingan tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan pangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan penyuluhan keluarga.
“Program MBG 3B tidak hanya memastikan pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga menjadi momentum bagi TPK untuk memberikan edukasi pola makan bergizi, pentingnya pemeriksaan kehamilan, pemberian ASI eksklusif, serta pemantauan tumbuh kembang balita,” ujar Dr. Fatmawati.
Menurutnya, pendekatan distribusi yang disertai pendampingan akan memberikan manfaat yang lebih optimal dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas kesehatan keluarga.
Baca Juga: IPM Sumut 2025 Naik Jadi 76,47, Siantar Tembus 81,71, Simalungun 76,48
Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Melalui kegiatan monitoring ini, BKKBN Sumatera Utara berharap pelaksanaan Program MBG 3B di SPPG Kecamatan Balige semakin optimal dalam mendukung pemenuhan gizi ibu dan anak, sekaligus berkontribusi mewujudkan generasi sehat, berkualitas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (net)
Editor : Editor Satu