Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemkab Tapteng Tekankan Percepatan Pemulihan Pascabencana

Editor Satu • Rabu, 4 Februari 2026 | 12:40 WIB

Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (2/2/2026).
Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (2/2/2026).

TAPTENG, METRODAILY — Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Tapanuli Tengah (Tapteng), Jonnedi Marbun, menekankan pentingnya percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.

Penegasan itu disampaikan Jonnedi saat memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapteng, Senin (2/2/2026).

“Saat ini kita sudah memasuki fase transisi darurat bencana ke pemulihan. Oleh karena itu, seluruh ASN didorong untuk semakin aktif dalam rangka mempercepat pemulihan,” ujar Jonnedi dalam amanatnya.

Baca Juga: Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Segera Ditindak Polisi

Ia menyebutkan, sejumlah langkah telah dan akan dilakukan, di antaranya pembersihan sedimen lumpur dan abu di jalan maupun permukiman warga, guna mencegah timbulnya penyakit, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Dalam minggu ini akan dilaksanakan gotong royong padat karya untuk membersihkan daerah dan permukiman yang masih terdampak lumpur,” ungkapnya.

Jonnedi berharap seluruh ASN dapat bersinergi dengan relawan yang selama ini telah bekerja membantu masyarakat, agar penanganan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.

Lebih lanjut disampaikannya, pada Desember 2025, seluruh ASN Pemkab Tapteng telah dikerahkan untuk bergotong royong membersihkan rumah dan permukiman warga dari material banjir dan longsor.

Baca Juga: Korupsi Dana Desa Rp776 Juta, Mantan Kades di Samosir Dituntut 5 Tahun Penjara

Kemudian pada Januari 2026, sebanyak 3.186 ASN PPPK paruh waktu juga dilibatkan dalam kegiatan gotong royong di sejumlah kecamatan terdampak.

“Kepada seluruh OPD, saya minta agar segera menentukan arah dan target kerja masing-masing, karena masa transisi darurat ke pemulihan ini berlangsung hingga Maret 2026,” tegasnya.

Menurut Jonnedi, dalam waktu tiga bulan ke depan diharapkan sudah terlihat progres signifikan, sebelum memasuki tahapan rekonstruksi dan rehabilitasi.

Selain penanganan bencana, Jonnedi juga menekankan disiplin ASN selama jam kerja. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi ASN yang tidak produktif di jam dinas.

Baca Juga: Pemko Siantar Godok Perda Insentif Investasi, Siapkan Beragam Kemudahan bagi Pengusaha

“Seluruh OPD, dinas, kecamatan, desa dan kelurahan agar membersihkan serta menata kantor masing-masing. Radius 20 hingga 30 meter dari kantor harus bersih total,” pungkasnya. (Zatam)

Editor : Editor Satu
#pemkab tapteng #percepatan pemulihan pascabencana