SIMALUNGUN, METRODAILY – Sebanyak 328 peserta ambil bagian dalam Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-23 Tingkat Kecamatan Bandar Masilam. Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih dengan pemukulan bedug, Sabtu (31/1/2026).
MTQN yang dipusatkan di Nagori Bandar Masilam II ini mengusung tema “Dengan Cahaya Al-Qur’an Wujudkan Masyarakat Berakhlak dan Sejahtera”.
Camat Bandar Masilam Ida Royani Damanik dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Simalungun dan jajaran perangkat daerah yang hadir langsung pada pembukaan MTQN tingkat kecamatan tersebut.
Baca Juga: MU Bungkam Fulham 3-2, Sesko Jadi Penentu di Injury Time
“Ini merupakan sejarah pertama kalinya MTQ Tingkat Kecamatan Bandar Masilam dihadiri langsung oleh Bapak Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun,” ujar Ida.
Ia berharap MTQN tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda yang berakhlak, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan kerukunan masyarakat.
Ida juga melaporkan jumlah peserta MTQN tahun ini mencapai 328 orang, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Seluruh peserta merupakan hasil seleksi dari 10 nagori di Kecamatan Bandar Masilam.
Tokoh masyarakat Bandar Masilam sekaligus anggota DPRD Kabupaten Simalungun, Girun, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Darmawati Anton Saragih.
Baca Juga: Tottenham Bangkit! City Buang Kemenangan, Ditahan Imbang 2-2 di London
Ia berharap MTQN dapat melahirkan generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama Bandar Masilam hingga tingkat kabupaten.
Sementara itu, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya MTQN Tingkat Kecamatan Bandar Masilam Tahun 2026.
Ia menyebut Kecamatan Bandar Masilam sebagai salah satu kecamatan yang konsisten dan tertua dalam pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan.
Dalam kesempatan tersebut, Anton juga berbagi pengalaman saat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Ia mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur karena masih dapat melaksanakan kegiatan keagamaan di tengah kondisi yang lebih baik.
Baca Juga: Inter Tekuk Cremonese 2-0, Laga Diwarnai Insiden Flare
Anton mengutip Surah An-Nasr tentang pertolongan Allah dan kemenangan. Ia menegaskan bahwa kemenangan memiliki makna sesuai kemampuan masing-masing, sebagaimana dalam MTQ yang akan melahirkan juara satu, dua, dan tiga.
Namun, Anton menekankan bahwa nilai MTQ harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya oleh generasi muda, tetapi juga oleh para orang tua.
“Senyum adalah ibadah, kebersihan adalah sebagian dari iman. Hal-hal sederhana ini harus kita terapkan, termasuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.
Pembukaan MTQN ditandai dengan pemukulan bedug sebanyak 23 kali oleh Bupati Simalungun. Acara turut dihadiri pimpinan perangkat daerah Pemkab Simalungun, Forkopimca, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. (rel)
Editor : Editor Satu