ASAHAN, METRODAILY -Respon cepat terhadap adanya keluhan dari warga terkait aroma menyengat dari kandang dan tempat pemotongan bebek Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan langsung turun ke Dusun 4 Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan, Selasa (20/1).
Berdasarkan pantauan, tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan awalnya mendatangi lokasi kantor Desa Tanjung Alam.untuk mendengarkan penjelasan dari Kepala Desa Tanjung Alam terkait persoalan tersebut.
"Informasi terkait keluhan yang dialami oleh warga di Dusun 4 terhadap adanya aroma menyengat yang dihasilkan dari kandang dan tempat pemotongan bebek milik D Simbolon itu benar," jelas Lasmi selaku Kepala Desa Tanjung Alam.
Dirinya mengatakan jika pihak Desa Tanjung Alam sebelumnya juga sudah turun ke lokasi tersebut untuk menyahuti keluhan warga tersebut.
Setelah mendengarkan keterangan dari Kepala Desa Tanjung Alam bersama Kepala Dusun 4, tim kemudian langsung bergerak ke lokasi kandang dan tempat pemotongan bebek milik D Simbolon.
"Setelah melakukan cek lokasi, pemilik kandang dan tempat pemotongan bebek kita arahkan untuk mengurus izin dan segera memindahkan tempat pemotongan bebek tersebut ke lokasi lain agar warga sekitar tidak terganggu akibat aroma bau yang menyengat tersebut," jelas Ilham yang merupakan bahagian tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan.
Selain itu, lanjut Ilham, pemilik kandang diarahkan untuk mengelola kandang dan tempat pemotongan bebek secara higienis.
"Nantinya, kita akan melakukan inspeksi kembali ke lokasi ini untuk mengetahui apakah pihak pemiliknya mengikuti saran yang kami berikan," jelasnya.
Masih menurut Ilham, terkait adanya surat pernyataan keberatan dari warga tersebut, pihak Pemerintah Desa Tanjung Alam diharapkan segera melaksanakan pertemuan dengan pemilik kandang dan tempat pemotongan bebek tersebut.
"Hal tersebut bertujuan agar mencari solusi terhadap persoalan yang dialami oleh sejumlah warga di Dusun 4 Desa Tanjung Alam," katanya.
Sementara itu, D Simbolon selaku pemilik kandang sekaligus tempat pemotongan bebek berjanji akan segera memperbaiki tata kelola secara higienis dan mengikuti saran yang diarahkan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan.
Sebelumnya, sejumlah warga di Dusun 4 Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan mengeluhkan bau menyengat yang berasal dari kandang bebek milik salah seorang warga setempat bernama D Simbolon.
Pasalnya, warga setempat mengaku jika keberadaan kandang tersebut dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga sekitar.
Menurut warga, selain menampung ratusan bebek dalam dan diduga tidak terkelola secara higienis.(ded)