Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

21 Alat Berat Dikerahkan, Wakapolri Pacu Percepatan Penanganan Bencana di Sumut

Editor Satu • Senin, 5 Januari 2026 | 16:20 WIB
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo memberikan keterangan terkait pengerahan 21 alat berat untuk percepatan penanganan bencana alam di Sumatera Utara, Selasa (31122025).
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo memberikan keterangan terkait pengerahan 21 alat berat untuk percepatan penanganan bencana alam di Sumatera Utara, Selasa (31122025).

MEDAN, METRODAILY – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo mendorong percepatan penanganan bencana alam di Sumatera Utara (Sumut) dengan mengoptimalkan pengerahan alat berat di sejumlah wilayah terdampak.

Langkah tersebut dinilai krusial untuk mempercepat proses evakuasi, membuka akses jalan yang terputus, serta mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana.

Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, berdasarkan laporan Kapolda Sumatera Utara, pengerahan alat berat telah dilakukan secara masif di sejumlah titik rawan bencana. Hingga akhir Desember 2025, sebanyak 21 unit alat berat telah dioperasionalkan untuk mendukung penanganan di lapangan.

Baca Juga: Dua Bulan Terakhir, Polres Madina Ungkap 18 Kasus Narkoba dan Amankan 20 Tersangka

“Sumatera Utara sudah disiapkan oleh Bapak Kapolda di beberapa titik. Data terakhir, kurang lebih ada 21 alat berat yang sudah dioperasionalkan,” ujar Dedi kepada wartawan, Selasa (31/12/2025).

Menurutnya, alat berat menjadi kebutuhan mendesak dalam situasi bencana, terutama untuk membersihkan material longsor, menangani dampak banjir, serta membuka kembali jalur transportasi dan akses masyarakat yang sempat terisolasi.

Selain fokus pada penanganan fisik di lapangan, Polri juga memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, khususnya ketersediaan air bersih. Wakapolri menyebutkan, secara nasional terdapat ratusan titik fasilitas air bersih yang harus segera dibangun, termasuk di wilayah Sumatera Utara.

Baca Juga: Lantik Asintel dan Kajari Tebing Tinggi, Kajati Sumut Komit Berantas Korupsi

“Saat ini sudah lebih dari 100 titik fasilitas air bersih yang operasional. Ini terus kita kejar agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, Polri dijadwalkan meresmikan sejumlah fasilitas air bersih di Sumatera Utara, salah satunya di Kabupaten Tapanuli Tengah, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana.

Komjen Pol. Dedi menegaskan, percepatan penanganan bencana ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, bekerja cepat, serta bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Polri berkomitmen untuk terus mendukung percepatan penanganan bencana dan memastikan masyarakat Sumatera Utara mendapatkan pelayanan serta pemenuhan kebutuhan dasar secara maksimal,” pungkasnya. (rel/sya)

Editor : Editor Satu
#wakapolri #alat berat #penanganan bencana