BPS Siantar Paparkan Cara Baca Data pada Mahasiswa Nommensen
Editor Satu• Rabu, 26 November 2025 | 12:46 WIB
Sebanyak 120 mahasiswa memenuhi aula kampus, bersama jajaran pimpinan universitas, di antaranya Rektor Dr. Mukhtar Panjaitan, M.Pd; Wakil Rektor IV Dr. Natalina Purba, M.Pd; serta Dekan FMIPA Dr. Juli Antasari Br Sinaga, M.Pd. Hadir pula Kepala Prodi, dosen FMIPA, dan seluruh jajaran BPS Kota Pematangsiantar.
Dalam sambutannya, Dekan FMIPA Dr. Juli Antasari Br Sinaga menegaskan bahwa kemampuan literasi dasar wajib dimiliki generasi muda. Ia menyebut enam jenis literasi yang menjadi fondasi pengembangan masyarakat: Literasi baca-tulis, Literasi numerasi, Literasi sains, Literasi digital, Literasi finansial, Literasi budaya dan kewarganegaraan.
“Tanpa literasi, mahasiswa akan kesulitan memahami persoalan nyata dan mengambil keputusan yang tepat,” tegasnya.
Kepala BPS Kota Pematangsiantar, Ratnauli Naibaho, SE, M.Si, mengumumkan agenda nasional penting yang akan dilaksanakan tahun depan: Sensus Ekonomi 2026.
“Sensus ini menjadi langkah strategis untuk mendukung transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Kepala BPS Pematangsiantar Ratnauli Naibaho dan Rektor Universitas HKBP Nommensen Dr. Mukhtar Panjaitan foto bersama mahasiswa dalam kegiatan BPS Goes to Campus.
Tips Membaca Data dari BPS
Materi inti disampaikan oleh narasumber BPS, Bernadetta Yoshinta, yang memaparkan tiga tips sederhana agar masyarakat tidak salah tafsir saat membaca data:
Pastikan sumber data valid Periksa apakah lembaga penyedia data kredibel dan dapat dipercaya.
Cek metadata Ketahui konsep, definisi, periode, dan satuan yang digunakan.
Pahami metodologinya Tanpa tahu metode pengumpulan dan pengolahan data, kesimpulan bisa bias.
“Banyak misinformasi terjadi hanya karena orang membaca data tanpa lihat metodologinya,” katanya.
Acara ditutup dengan penandatanganan MoU antara Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Dr. Mukhtar Panjaitan dan Kepala BPS Ratnauli Naibaho. Kerja sama ini menjadi penegasan komitmen kedua lembaga dalam memperkuat ekosistem literasi data di kalangan mahasiswa. (rel)