SIANTAR, METRODAILY - Puluhan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar akan segera menjalani uji kelayakan dan kepatutan (jobfit).
Langkah ini dilakukan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi untuk menilai kinerja dan kompetensi para pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pematangsiantar, Timbul Hamonangan Simanjuntak, membenarkan proses jobfit akan segera dimulai.
Baca Juga: Siantar dan Simalungun Belum Terapkan Sistem Sampah Tertutup
“Untuk tanggal pastinya, kita tunggu dari panitia seleksi (pansel). Yang pasti, pansel sudah terbentuk dengan komposisi tiga orang dari Universitas Sumatera Utara (USU) dan dua orang birokrat dari Pemprov Sumut,” ujar Timbul, Senin (6/10/2025).
Ia menjelaskan, pejabat yang akan memasuki masa pensiun tidak akan mengikuti jobfit. Sementara jabatan lain yang masih aktif akan dinilai melalui proses tersebut.
“Kecuali yang memasuki masa pensiun, itu tidak akan dilakukan jobfit,” tambahnya.
Jobfit kali ini akan menggunakan metode berbasis kompetensi, meliputi evaluasi rekam jejak, kemampuan manajerial, serta wawancara mendalam oleh tim pansel.
Baca Juga: Maarten Paes Ingatkan Rekan Tim: Jangan Terbebani!
Diperkirakan ada 25 jabatan pimpinan OPD yang akan diuji, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar.
Adapun posisi kepala dinas dan badan yang masih kosong dan kini dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) meliputi:
-
Satpol PP,
-
Dinas Perhubungan,
-
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,
-
Asisten Administrasi Umum, dan
-
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
Langkah jobfit ini disebut sebagai bagian dari upaya Wali Kota Wesly Silalahi memastikan pejabat yang menduduki jabatan strategis memiliki kompetensi dan kinerja sesuai visi-misi Pemko Siantar. (tmc)
Editor : Editor Satu