TANJUNGBALAI, METRODAILY – Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penting untuk mengingat jasa para pahlawan sekaligus refleksi dalam mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, gotong royong, serta semangat kebersamaan.
Hal itu ditegaskan Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, usai memimpin upacara penurunan bendera di Alun-alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Minggu (17/8/2025) sore.
“Momentum ini bukan sekadar seremonial, tapi pengingat bagi kita semua. Mari bersama-sama membangun Tanjungbalai dan Indonesia yang lebih maju,” tegas Mahyaruddin.
Upacara penurunan bendera tersebut berlangsung khidmat, diikuti jajaran Forkopimda, Sekda Kota Tanjungbalai, pimpinan BUMN/BUMD, instansi vertikal, TNI-Polri, ASN, organisasi masyarakat, pemuda, serta para siswa.
Rangkaian acara diawali dengan penyerahan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI kepada 136 ASN penerima tahun 2024 dan 2025 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka sebagai abdi negara.
Sementara itu, 45 putra-putri Paskibraka Kota Tanjungbalai sukses menjalankan tugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera.
Lebih lanjut, Mahyaruddin berharap momentum HUT RI ke-80 dapat menjadi pelecut semangat generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.
“Visi misi kita jelas, mewujudkan Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera). Mari terus bersatu, bekerja tulus, serta menjaga semangat kebersamaan,” pungkasnya. (Gia)
Editor : Editor Satu