Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bupati Tapsel Tegur Pegawai Absen Pasca Lebaran: Siap-siap SP

Editor Satu • Rabu, 9 April 2025 | 13:12 WIB
 
Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, memimpin apel gabungan hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran di Lapangan Parade.
Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, memimpin apel gabungan hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran di Lapangan Parade.

TAPANULI SELATAN, METRODAILY – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, mengambil langkah tegas dalam membenahi disiplin dan efisiensi aparatur sipil negara (ASN) usai libur Idulfitri 1446 H.

Hal ini ditegaskan saat ia memimpin apel gabungan di Lapangan Parade, Sipirok, Selasa (8/4/2025), yang hanya dihadiri 1.190 dari lebih 5.000 pegawai Pemkab Tapsel.

Bupati menegaskan bahwa disiplin pegawai akan menjadi prioritas utama pembenahan birokrasi. Ia menginstruksikan pemberian sanksi bagi ASN yang tidak hadir tanpa keterangan.

“Mulai hari ini kita koreksi ketat. Yang tidak disiplin akan diberikan SP 1, 2, dan 3. Setelah itu, kita beri tindakan tegas. Ini bukan main-main,” ujar Gus Irawan dalam amanatnya.

Baca Juga: Dukung Swasembada Pangan, Bupati Tapsel Ikuti Panen Raya Nasional

Kehadiran minim dalam apel pasca-libur menandai urgensi evaluasi. Bupati juga menyinggung kondisi keuangan daerah yang terbatas. Dari total APBD 2025 sebesar Rp1,5 triliun, hampir separuh atau Rp739 miliar dialokasikan untuk belanja pegawai.

Sementara itu, anggaran pembangunan infrastruktur hanya tersisa Rp8,5 miliar.

“Struktur ini tidak ideal. Kita harus perbaiki, dimulai dari disiplin dan efisiensi pegawai,” kata Bupati.

Salah satu sorotan utama dalam evaluasi adalah ketidakseimbangan beban kerja. Gus Irawan mengungkapkan temuan di salah satu Puskesmas yang memiliki 158 pegawai, namun hanya melayani rata-rata 18 pasien per hari.

Baca Juga: Padangsidimpuan Ikut Panen Raya Serentak Nasional

“Itu sudah sangat tidak proporsional. Ada pegawai yang bahkan tidak kebagian pekerjaan. Ujungnya jadi malas dan pulang setelah absen,” ujarnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkab akan mengkaji pendistribusian ulang pegawai, terutama di unit kerja yang kelebihan personel. Langkah ini dinilai penting untuk menjamin pemerataan pelayanan publik hingga ke tingkat kecamatan.

Meski kondisi keuangan daerah sedang sulit, Bupati menegaskan bahwa hak-hak pegawai tetap akan dipenuhi. Namun, kedisiplinan menjadi syarat mutlak untuk mempertahankan integritas dan kualitas pelayanan.

“Mulai sekarang, bukan lagi Tapsel Bisa atau Tapsel Luar Biasa. Jargon kita adalah Tapsel Disiplin,” tegasnya.

Baca Juga: Tak Diberi Bubur, Pria di Tapsel Aniaya Kakak dan Abang Ipar

Bupati Gus Irawan menutup amanatnya dengan menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran, sekaligus mengajak seluruh ASN untuk bekerja lebih bertanggung jawab dan efisien demi pelayanan publik yang lebih baik. (irs)

Editor : Editor Satu
#Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu #apel perdana