Tuntut Revitalisasi, Pedagang Pasar Horas Blokir Jalan Merdeka
Editor Satu• Jumat, 7 Maret 2025 | 11:50 WIB
Aksi para pedagang Pasar Horas memblokir Jalan Merdeka Pematangsiantar.
SIANTAR, METRODAILY – Puluhan pedagang Gedung IV Pasar Horas yang menjadi korban kebakaran pada September 2024 lalu menggelar aksi unjuk rasa dengan memblokir Jalan Merdeka, Kamis (6/3).
Mereka menuntut kepastian revitalisasi pasar yang hingga kini belum terealisasi.
Aksi ini menyebabkan kemacetan panjang di ruas inti Kota Pematangsiantar, terutama di persimpangan Jalan Diponegoro hingga simpang Jalan Bandung.
Untuk mengatasi kepadatan, personel Polres Pematangsiantar dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan ke Jalan Sudirman dan Jalan Bandung.
"Untuk sementara, kendaraan dialihkan ke Jalan Sudirman dan Jalan Bandung," ujar Kabid Hubungan Darat Dishub Pematangsiantar, Agresa Affandi.
Dalam aksi yang dipimpin Agus Butarbutar, pedagang berorasi di tengah jalan, menegaskan bahwa mereka ingin Wali Kota Wesly Silalahi turun langsung menemui mereka di Pasar Horas.
Pedagang merasa kurang mendapat perhatian sejak Wesly dilantik pada 20 Februari lalu. Mereka juga mengeluhkan sulitnya berjualan di kios darurat di tepi Jalan Merdeka, yang tidak hanya sepi pembeli tetapi juga rawan pencurian.
Ketua Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman), Joel Sakti Sembiring, menyampaikan bahwa para pedagang menolak relokasi ke lokasi yang jauh dari Pasar Horas, kecuali ke Jalan Imam Bonjol yang masih berada di sekitar kawasan pasar.
"Kami menolak direlokasi jauh dan tetap bertahan di sini!" tegas seorang pedagang.
Aksi yang berlangsung sejak pagi akhirnya bubar dengan tertib sekitar pukul 12.30 WIB. Pedagang kembali ke kios masing-masing, sementara arus lalu lintas di Jalan Merdeka kembali normal. (Rel)