Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

72 THL Dirumahkan, Pelayanan RSUD Pintu Padang Terancam Lumpuh

Editor Satu • Jumat, 28 Februari 2025 | 11:10 WIB

RSUD Pintu Padang di Kabupaten Tapanuli Selatan.
RSUD Pintu Padang di Kabupaten Tapanuli Selatan.

TAPSEL, METRODAILY – Pelayanan di RSUD Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan, mengalami gangguan serius setelah 72 tenaga harian lepas (THL) dirumahkan.

Kebijakan ini merupakan dampak dari regulasi baru yang melarang tenaga honorer di instansi pemerintah mulai 2025.

Direktur RSUD Pintu Padang, dr. Rusdy Saleh Harahap, membenarkan bahwa seluruh tenaga keamanan, sopir ambulans, cleaning service, serta sejumlah tenaga kesehatan telah diberhentikan.

"Saat ini, tenaga keamanan di rumah sakit sudah tidak ada alias nihil. Begitu juga dengan tenaga medis, paramedis, sopir ambulans, dan tenaga kebersihan. Total ada 72 THL yang diberhentikan," ujarnya, Kamis (27/2).

Kondisi ini menyebabkan operasional rumah sakit terganggu, terutama dalam pelayanan medis dan administratif.

Saat ini, RSUD Pintu Padang hanya mengandalkan 19 tenaga medis PNS dan 55 tenaga PPPK untuk menjalankan layanan kesehatan, padahal rumah sakit ini tengah berupaya meningkatkan statusnya ke tipe C setelah diresmikan pada 2023.

Selain mengancam kelancaran pelayanan, kebijakan ini juga menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang mengandalkan RSUD Pintu Padang sebagai fasilitas kesehatan utama di wilayah tersebut.

Pemerintah daerah diharapkan segera mencari solusi, baik melalui rekrutmen tenaga baru atau skema alternatif lainnya, agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan tenaga kerja. (ant)

Editor : Editor Satu
#tenaga harian lepas #efisiensi anggaran