TAPUT, METRODAILY- Sekretaris Daerah (Sekda) Taput David Sipahutar bersama anggota DPRD kabupaten Tapanuli Utara Ferry Silitonga mengundang Kepala Dinas Pariwisata Sasma Situmorang untuk meninjau titik longsor di lokasi Menara Pandang, Kecamatan Siatas Barita pada Senin (04/2/2025).
Peninjauan titik lokasi longsor tersebut dilakukan setelah Pemkab Taput dan anggota DPRD dari komisi C menyerahkan bantuan kepada korban terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di desa Simorangkir Julu kecamatan Siatas Barita akhir Desember tahun 2024 lalu.
Peninjauan titik longsor tersebut dipandu Kepala Desa Simorangkir Julu Gerhana Simorangkir dan Camat Siatas Barita Elyanto Sitompul.
Setibanya di lokasi titik longsor yang sangat berdekatan dengan objek wisata menara pandang, David Sipahutar menyampaikan agar Dinas Pariwisata segera membuat saluran pembuangan air hujan di sepanjang jalan menuju menara pandang agar aliran air hujan yang datang tidak langsung turun ke pedesaan sehingga dapat menimbulkan banjir dan longsor.
Senada dengan pendapat Sekda Taput, anggota DPRD Taput dari dapil satu Ferry Silitonga menambahkan, agar Dinas Pariwisata melakukan langkah langkah pencegahan banjir dan longsor susulan, seperti menanam kembali pepohonan di bibir jurang guna menahan tanah agar tidak longsor.
Tokoh masyarakat Desa Simorangkir Julu mengatakan, sejak awal pembangunan objek wisata Menara Pandang itu pihaknya tidak setuju dan sudah mencoba untuk melarang. “Tapi tetap saja pembangunan objek wisata Menara Pandang dilanjutkan hingga selesai, dan inilah dampaknya bagi kami masyarakat Desa Simorangkir Julu,” keluhnya.
Ia menambahkan, sejak kejadian banjir dan tanah longsor yang terjadi akhir desember 2024 lalu, mereka tinggal sangat berdekatan dengan lokasi Menara Pandang dan selalu was-was dan takut terjadi lagi bencana banjir dan longsor jika hujan deras melanda. (net)