Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Teknologi Canggih di Balik Pengelolaan Air Sisa Tambang Martabe

Admin Metro Daily • Selasa, 21 Januari 2025 | 19:00 WIB
Tim pemantau kualitas air sisa proses Tambang Emas Martabe secara rutin sebulan sekali mengambil sampel air untuk memantau kualitas air sisa proses yang dilepaskan ke Sungai Batang Toru.
Tim pemantau kualitas air sisa proses Tambang Emas Martabe secara rutin sebulan sekali mengambil sampel air untuk memantau kualitas air sisa proses yang dilepaskan ke Sungai Batang Toru.

TAPSEL, METRODAILY – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, terus menjadi contoh bagaimana teknologi modern dapat digunakan untuk menjaga keseimbangan lingkungan di tengah aktivitas industri tambang.

Salah satu inovasi utamanya adalah pengelolaan air sisa proses tambang dengan teknologi canggih yang memastikan air yang dilepaskan ke Sungai Batang Toru aman bagi ekosistem.

Hasil uji laboratorium pada Desember 2024 menunjukkan bahwa kualitas air sisa proses tambang Martabe memenuhi semua baku mutu yang diatur dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 202 Tahun 2004.

Air sisa proses tambang Martabe dikelola di Instalasi Pengolahan Air (Water Treatment Plant) yang dilengkapi dengan teknologi terkini. Sistem ini dirancang untuk mengolah air secara efisien sehingga parameternya, mulai dari pH, padatan tersuspensi, hingga kandungan logam berat, berada di bawah ambang batas baku mutu.

“Teknologi yang kami gunakan tidak hanya memastikan air aman untuk dilepaskan ke lingkungan, tetapi juga membantu kami meminimalkan dampak terhadap ekosistem Batang Toru yang kaya keanekaragaman hayati,” kata Rahmat Lubis, General Manager & Deputy Director Operations PT Agincourt Resources.

Setiap bulan, PTAR mengambil sampel air sisa proses dari delapan titik pembuangan yang strategis. Sampel ini dianalisis oleh laboratorium independen untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga.

Proses ini melibatkan metode pengolahan bertingkat, termasuk filtrasi dan penambahan bahan kimia ramah lingkungan yang dirancang untuk menetralisir kontaminan.

Hasil pengolahan menunjukkan tingkat pH air berada dalam rentang 7,11-7,18 (baku mutu 6,0-9,0) dengan kandungan logam berat seperti merkuri, timbal, dan arsenik berada jauh di bawah batas yang diizinkan.

Sistem pengolahan ini tidak hanya dirancang untuk memenuhi regulasi, tetapi juga mencerminkan komitmen perusahaan terhadap inovasi dan keberlanjutan. PTAR secara rutin mengevaluasi teknologi yang digunakan agar tetap relevan dengan perkembangan terbaru di bidang pengelolaan lingkungan.

“Kami percaya bahwa teknologi adalah kunci untuk menciptakan keseimbangan antara kebutuhan industri dan pelestarian lingkungan. Dengan terus berinovasi, kami ingin memastikan bahwa keberadaan kami membawa manfaat, bukan ancaman, bagi ekosistem sekitar,” ujar Rahmat.

Komitmen PTAR terhadap transparansi juga menjadi bagian dari pendekatan inovatif mereka. Dua kali setahun, perusahaan memaparkan hasil uji air sisa proses kepada masyarakat lingkar tambang melalui kegiatan diseminasi yang melibatkan pemerintah, akademisi, dan masyarakat setempat.

Langkah ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi modern dapat digunakan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan tanpa mengorbankan operasional tambang.

Keberhasilan PTAR dalam menerapkan teknologi canggih untuk pengelolaan air sisa proses tambang memberikan harapan baru bagi sektor tambang di Indonesia. Ini membuktikan bahwa investasi pada teknologi yang ramah lingkungan adalah langkah penting menuju masa depan industri yang lebih berkelanjutan.

“Kami ingin Tambang Emas Martabe menjadi model bahwa teknologi bisa menjadi solusi utama dalam menjawab tantangan lingkungan di sektor tambang,” tutup Rahmat Lubis. (Dh)

Editor : Admin Metro Daily
#Tambang Emas Martabe #Air sisa proses tambang #Agincourt Resources