Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Calon Pengantin yang Larikan Uang Sinamot Rp20 Juta, Ternyata Drop Out dari STIKES

Editor Satu • Selasa, 7 Januari 2025 | 20:58 WIB
Icha Putri Sirait, calon pengantin wanita yang kabur membawa uang sinamot senilai Rp20 juta.
Icha Putri Sirait, calon pengantin wanita yang kabur membawa uang sinamot senilai Rp20 juta.

METRODAILY - Kasus Icha Putri Sirait, calon pengantin wanita yang kabur membawa uang sinamot senilai Rp20 juta usai acara martuppol (bertunangan), terus menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Selain insiden pelariannya, netizen mulai mengungkap sisi lain kehidupan Icha, termasuk latar belakang pendidikannya.

Beberapa pengguna media sosial menyebut bahwa Icha pernah berkuliah di STIKES Santa Elisabeth Medan jurusan keperawatan, namun gagal menyelesaikan pendidikannya.

Akun Winanda Zega dalam komentarnya mengungkap bahwa Icha sempat drop out karena dugaan penggunaan uang semester untuk keperluan pribadi.

“Dulu dia kuliah di STIKES Santa Elisabeth Medan jurusan keperawatan. Tapi uang semesternya habis dimakan, akhirnya dia berhenti. Dia juga sempat menunjukkan hal tidak pantas lewat video call kepada teman laki-laki di asrama,” tulis akun tersebut.

Tidak hanya itu, ia menyebut bahwa Icha memiliki hubungan dengan seorang anggota TNI yang sering mentransfer uang dalam jumlah besar kepadanya. "Dia dulu pacaran sama TNI. TNI-nya sering datang ke tempat kerja Icha, kalau nggak salah dari Binjai," tambahnya.

Akun Jeni Tamba juga menimpali bahwa Icha pernah menunggak UKT (Uang Kuliah Tunggal) di STIKES, yang kemudian membuatnya terpaksa berhenti kuliah.

"Dia cerita alasannya nggak ada uang, makanya nggak lanjut. Setelah itu, dia sempat kuliah kelas karyawan di salah satu universitas di Medan," ungkapnya.

Kronologi Kasus

Kasus ini bermula ketika Icha Sirait kabur dari rumah calon mertuanya di Siborong-borong, Tapanuli Utara, pada 4 Januari 2025, usai acara martuppol (pertunangan). Pada hari yang sama, keluarga kedua belah pihak juga menggelar acara marhata sinamot (musyawarah mengenai mahar pernikahan).

Uang sinamot sebesar Rp20 juta, yang diserahkan oleh pihak laki-laki, diberikan kembali kepada Icha dengan alasan untuk ditransfer kepada orang tuanya di Kalimantan sebagai persiapan pesta pernikahan yang dijadwalkan pada 15 Januari 2025. Namun, sekitar pukul 18.30 WIB, Icha menghilang bersama uang sinamot dan barang-barangnya.

Dalam video yang beredar, calon ibu mertua Icha menceritakan bahwa sebelum menghilang, Icha sempat meminta izin untuk memasak bubur di dapur. "Dia bilang mau masak bubur untuk oppung, tapi setelah itu dia hilang. Barang-barangnya juga sudah tidak ada," ujar calon ibu mertua.

Keluarga calon pengantin pria kini meminta bantuan masyarakat untuk menemukan Icha. Mereka berharap siapa pun yang mengetahui keberadaannya segera melapor.

“Kami sangat berharap bantuan teman-teman untuk menemukan Icha Sirait. Mohon segera hubungi kami jika ada informasi,” ujar pihak keluarga dalam unggahan di media sosial. (Mea)

 

Editor : Editor Satu
#Sinamot #Pengantin kabur