SIANTAR, METRODAILY - Lima Pos Pengamanan (Pos Pam) dan 3 Pos Pelayanan (Pos Yan) siap mengamankan perayaan Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Pematangsiantar.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno menerangkan, Pos Pam I di Jalan TB Simatupang Parluasan, Pos Pam II di Jalan Pantoan Ramayana, Pos Pam III di Jalan Sutomo simpang Jalan Bandung, Pos Pam IV di Jalan Merdeka–Jalan Imam Bonjol (Pasar Horas), dan Pos Pam V di Jalan Sudirman Simpang Empat.
Sedangkan untuk Pos Yan I di Jalan Medan, Pos Yan II di Jalan Parapat Simpang Dua, dan Pos Yan III di Jalan Parapat simpag Sidamanik.
Hal itu disampaikan Yogen saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba Tahun 2024 di Mako Brimob Kompi 2 Batalyon B Polda Sumut, Jalan Ahmad Yani Kecamatan Sian?ar Timur, Jumat (20/12) pagi.
Yogen selaku inspektur upacara membacakan amanat Kapolri, yang menyampaikan Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk komitmen tugas untuk mengecek kesiapan personel maupun sarana dan prasarana dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Sehingga seluruhnya dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Sebagaimana penekanan Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam Apel Kasatwil Polri bahwa Nataru di depan mata. Saudara akan sibuk, Saudara akan capek, jadi laksanakan tugas pengamanan dengan baik. Untuk itu, kita harus mempersiapkan seluruh rangkaian pengamanan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Terlebih lagi pengamanan Nataru kali ini bersamaan dengan pengamanan sisa tahapan Pilkada Serentak, sehingga perlu diantisipasi adanya potensi gangguan lainnya yang dapat terjadi.
Demi menjamin keamanan Nataru, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Operasi Lilin 2024” yang berlangsung selama 13 hari, mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.
Operasi ini melibatkan 141.605 personel gabungan yang terdiri dari 75.447 personel Polri, 13.826 personel TNI, dan 52.332 personel dari stakeholder terkait lainnya.
Selain itu, terdapat tambahan 67.030 personel TNI untuk perbantuan, sehingga total terdapat 80.856 personel TNI yang disiagakan dalam operasi ini.
Selanjutnya, Polri telah membangun 2.794 posko yang terdiri dari 1.852 Pos Pam, 735 Pos Yan, dan 207 Pos Terpadu yang tersebar di seluruh wilayah guna menjamin keamanan pada 61.452 objek pengamanan, seperti gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata, maupun lokasi perayaan tahun baru.
Hadir dalam apel tersebut, Wakapolres Pematangsiantar AKBP Ahmad Wahyudi, Dandim 0207/Simalungun diwakili Mayor Inf Prawoto, Danrindam I/BB diwakili Mayor Inf J Nambah, Wali Kota Pematangsiantar diwakili Kadishub Julham Situmorang, mewakili Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Dandenpom I/1 Pematangsiantar diwakili Kapten CPM AM Leo Wijaya, serta Danki Brimob Kompi II Yon B AKP Roni Sarko.
Juga para PJU dan Kapolsek jajaran Polres Pematangsiantar, Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Pematangsiantar diwakili Rencus Sihombing, Pleton Denpom I/I Pematangsiantar, Pleton Kodim 0207/Simalungun, Pleton Yonif 122/TS, 1 Pleton Brimob, 1 Pleton Personil Polres Pematangsiantar, 1 Pleton Dishub, 1 Pleton Satpol PP, 1 Pleton Damkar, 1 Pleton BNPB, 1 Pleton Pramuka dan PKS, serta Pleton Ranmor Brimob, Sat Lantas, Sat Samapta, dan Kodim.
Di Kabupaten Simalungun, apel dipimpin Kapolres Simalungun AKBP Choky Sentosa Meliala, di Lapangan Apel Mapolres Simalungun. Apel dirangkai penyerahan paket Natal dan Tahun Baru.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan apel gelar pasukan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Simalungun dan instansi terkait. Seperti Pemkab Simalungun diwakili Kadishub Sabar P Saragih, Dandim 0207/Simalungun diwakili Kapten Muliono, Dan Denpom 1/1 Pematangsiantar diwakili Letda M Yamin, serta perwakilan instansi terkait lainnya.
Apel diikuti 12 barisan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait, termasuk Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan BPBD Simalungun.
Dalam pelaksanaannya, dibentuk pos pengamanan terpadu di sejumlah titik strategis untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. (rel)
Editor : Editor Satu