Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Dihantam Air Sungai, Jembatan Penghubung Tanah Jawa-Hatonduhan Putus Total

Editor Satu • Rabu, 6 November 2024 | 12:18 WIB
Jembatan penghubung Kecamatan Tanah Jawa dan Kecamatan Hatonduhan,  di Tanjung Pasir, putus total, Selasa 5 November 2024  sekitar pukul 22:45.
Jembatan penghubung Kecamatan Tanah Jawa dan Kecamatan Hatonduhan, di Tanjung Pasir, putus total, Selasa 5 November 2024 sekitar pukul 22:45.

 

SIMALUNGUN, METRODAILY - Jembatan penghubung Kecamatan Tanah Jawa-Kecamatan Hatonduhan, putus total, Selasa (5/11) malam. Putusnya jembatan tersebut diduga kuat akibat hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tanah Jawa sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Debit air hujan yang besar dan banyak membawa balok-balok kayu menghantam dan menghancurkan jembatan yang berada di Huta V Suhi Godang Nagori Tanjung Pasir Kecamatan Tanah Jawa.

Malam itu, Pangulu Nagori Tanjung Pasir Safrizal Butarbutar dan masyarakat langsung mendatangi lokasi jembatan dan menjaga jalan agar jangan ada kendaraan yang melintas. Putusnya jembatan tersebut melumpuhkan aktivitas warga.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra bersama tim melakukan pengecekan dan pengamanan di lokasi jembatan putus, Rabu (6/11) pagi. Petugas menjaga keamanan masyarakat dan mengalihkan arus lalu lintas hingga perbaikan jembatan selesai.

Asmon bersama Camat Tanah Jawa dan anggota Koramil 10 Balimbingan mendampingi tim Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan inspeksi.

Dalam pengecekan tersebut, mereka menemukan longsoran yang menutupi gorong-gorong telah menyumbat aliran air, sehingga memperparah kerusakan jembatan. Sesuai hasil koordinasi, pembersihan gorong-gorong dilakukan dan perbaikan jembatan dijadwalkan mulai hari ini, Kamis (7/11).

Dalam rangka menjaga keselamatan pengguna jalan, Polsek Tanah Jawa melalui Unit Lantas yang dipimpin Panit Lantas Ipda NH Simanjuntak telah melakukan pengalihan arus lalu lintas.

"Kami telah menyusun jalur alternatif untuk pengguna jalan, sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas tanpa harus melalui jalur jembatan yang rusak. Untuk arus lalu lintas dari Tanah Jawa, jalur dialihkan melalui Simpang Tanjung Pasir, Panambean Marjandi, dan Gereja HKBP Jawa Tongah 1," jelas NH Simanjuntak.

Sementara arus lalu lintas dari arah Kecamatan Hatonduhan dialihkan melalui Dusun Pardamean Nauri dan Dusun 1 Panambean, yang akan berujung di Nagori Tanjung Pasir. Langkah ini diambil agar aktivitas masyarakat tidak terganggu selama masa perbaikan jembatan. Petugas Unit Lantas Polsek Tanah Jawa juga ditempatkan di beberapa titik jalur alternatif untuk membantu mengarahkan pengguna jalan dan mencegah kepadatan arus lalu lintas.

Selain pengalihan arus, Polsek Tanah Jawa memastikan pengamanan di sekitar area jembatan putus berjalan lancar. Panit Reskrim Iptu Priston Simbolon dan Aiptu Al Siahaan, serta anggota lain termasuk Bripka H Siahaan dan Suhendra, turut terlibat dalam pengamanan area longsor untuk menghindari akses masyarakat ke lokasi berbahaya tersebut. Langkah-langkah pengamanan dan pengalihan arus ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan gangguan lalu lintas di sekitar lokasi jembatan putus.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang bekerja cepat dalam menanggulangi situasi ini.

"Kami mengapresiasi koordinasi yang baik antara Polsek, pihak kecamatan, TNI, dan Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara. Kami semua berupaya agar perbaikan jembatan ini dapat berjalan cepat dan efektif demi kenyamanan masyarakat," ungkap Asmon.

Polsek Tanah Jawa juga terus melakukan monitoring situasi dan akan memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan perbaikan jembatan kepada masyarakat. Pengamanan ini salah satu bentuk profesionalitas Polri dalam menjaga keselamatan dan ketertiban masyarakat di wilayah yang terdampak bencana, serta wujud nyata komitmen Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan publik yang responsif.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan, kejadian ini memerlukan perhatian khusus karena merupakan akses utama warga dan penghubung antar kecamatan.

"Pengecekan dan pengamanan langsung dilakukan Kapolsek Tanah Jawa beserta personel untuk memastikan lokasi aman dan masyarakat mendapat panduan jalur alternatif selama perbaikan berlangsung," kata Verry.

Polres Simalungun, lanjutnya, mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam menjaga ketertiban selama proses perbaikan jembatan berlangsung.

"Kami akan terus memantau perkembangan situasi, dan kami harap masyarakat dapat mengikuti arahan yang telah kami sampaikan untuk menghindari risiko di area jembatan putus ini," tukasnya. (reno/rel)

 

Editor : Editor Satu
#jembatan putus #simalungun