Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

IPM Desak Pemko Sidimpuan Perhatikan PMKS

Samman Metro • Sabtu, 17 Juni 2023 | 18:03 WIB
Koordinator IPM Padangsidimpuan Khoiruddin Lubis
Koordinator IPM Padangsidimpuan Khoiruddin Lubis
SIDIMPUAN-

Ikatan Pemuda Mandailing (IPM) mendesak Pemerintah Kota Padangsidimpuan lebih memperharikan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Hal itu diungkapkan mengingat kondisi perekenomian yang dianggap merosot usai masa pandemi Covid-19.

Koordinator IPM Padangsidimpuan Khoiruddin Lubis mengungkapkan, pemerintah daerah khususnya Kota Padangsidimpuan cenderung mengesampingkan persoalan PMKS ini, terlebih di akhir masa jabatan pemimpinnya.

"Seolah-olah semua fokus pada soal politik dan pemilu yang akan datang, tetapi lupa pada soal PMKS ini," kata pria yang akrab disapa Lian itu, pada Sabtu (17/6/2023).

Khoiruddin Lubis menerangkan, dari data PMKS ini pun sangat sulit di akses di dinas terkait, Dinas Sosial. Semestinya, lembaga terkait yang punya gawaian itu, telah memiliki peta yang pasti, dan solusi yang tepat dalam mengentaskan PMKS.

Sebagai kota transit dan kota jasa yang diapit 4 Kabupaten Tapanuli Bagian Selatan. Padangsidimpuan, kata Lian, menerima limpahan PMKS dari daerah lainnya. Di antaranya, penyandang disabilitas, gelandang pengemis, anak terlantar dan wanita rawan ekonomi, serta tuna susila.

"Tetapi sampai saat ini, belum terlihat adanya program-program terkait itu. Dari data statistik terakhir yang kita dapat, dari 5 Kota di Sumut, Kota Padangsidimpuan menjadi yang tertinggi. Dan dari jenis PMKS di Padangsidimpuan, ada sebanyak 917 penyandang disablitas. Bayangkan, ketiadaan program daerah, alangkah termarginalkannya mereka," ungkapnya.

Sesuai visi-misi Wali Kota Padangsidimpuan di antaranya, keadilan ekonomi dan keadilan sosial. Sudah sepantasnya, ada dukungan dari fasilitas dan pendampingan bagi penyandang disabilitas dalam mendapatkan kesempatan yang dalam ekonomi dan sosialnya.

"Baru-baru ini Indonesia begitu kagum dan bangga dengan penampilan gadis cilik Putri Ariani yang maaf tuna netra dan memiliki bakat bernyanyi serta cita-cita yang tinggi. Itu bisa dicapainya dengan dukungan keluarga sejahtera dan terdidik secara parenting. Pun demikian saudara kita yang lain juga semestinya punya kesempatan seperti itu bila didukung serius oleh Pemerintahnya, mulai dari pendidikan hingga fasilitas lainnya," kata Lian.

Terakhir, Lian berharap, Pemerintah Kota Padangsidimpuan punya fokus terhadap PMKS ini, terutama penyandang disabilitas, anak terlantar dan wanita rawan sosial ekonomi.
(SAN) Editor : SAMMAN
#penyandang disabilitas #Ikatan pemuda mandailing #Ledakan PMKS #Kota Padang Sidempuan