Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Warga Muhammadiyah Gelar Salat Gerhana Bulan

Metro Daily • Kamis, 10 November 2022 | 12:41 WIB
Foto: Perdana/Metro Asahan Warga Muhammadiyah di Asahan melaksanakan salat gerhana bulan di Masjid.
Foto: Perdana/Metro Asahan Warga Muhammadiyah di Asahan melaksanakan salat gerhana bulan di Masjid.
ASAHAN, METRODAILY – Gerhana bulan total merupakan fenomena alam dan momentum langka yang bisa dilihat di sebagian wilayah Indonesia termasuk di Kabupaten Asahan.

Bagi umat Islam, salat gerhana dianjurkan untuk dilaksanakan. Karenanya puluhan warga Muhammadiyah melaksanakan salat sunah ini dengan khusyuk di Masjid Al Huda Cabang Muhammadiyah Kisaran usai salat magrib, Rabu (8/11/2022) pukul 18:30 WIB.

Salat gerhana bulan ini dipimpin oleh Imam M Akhyar yang juga merupakan ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Asahan. Sebelum dilaksanakannya salat, jamaah diberikan terlebih dahulu pemahaman terkait tata cara pelaksanaan salat gerhana.

“Peristiwa gerhana bagian dari kekuasaan dari Allah SWT. Ini kesempatan bagi kita untuk bersujud di hadapan Nya dengan melaksanakan salat sunnah 2 rakaat yang Alhamdulillah baru saja kita laksanakan,” kata Akhyar yang dalam ceramahnya usai melaksanakan salat gerhana.

Dalam ceramahnya Akhyar juga mengajak kepada para jamaahnya agar menjadikan peristiwa tersebut sebagai kesempatan beribadah karena Allah sedang menunjukkan kuasanya terhadap semesta serta menjadikan momen itu kesempatan bagi bagi orang beriman untuk tunduk pada tanda kekuasaan Allah pada alam semesta.

Sayangnya, gerhana bulan total ini tidak terlihat jelas pada langit di sebagian wilayah di Kota Kisaran Kabupaten Asahan karena tertutup kabut awan yang mendung.

Untuk diketahui penampakan gerhana bulan total dapat dilihat dengan mata dan cenderung berwarna kemerahan yang disebabkan oleh hamburan Rayleigh, yakni pembiasan sinar matahari secara selektif oleh atmosfer bumi. Gerhana bulan total dapat pula berwarna merah kusam hingga kecoklatan jika kualitas udara di lokasi pengamatan bersih dari debu.

Dilansir situs resmi BMKG, puncak fenomena gerhana bulan total ini terjadi pada tanggal 8 November 2022 pukul 17.59.11 WIB, dan gerhana total berakhir pada pukul 18.42.03 WIB dapat dilihat di seluruh Indonesia. (Per) Editor : Metro Daily
#salat gerhana bulan