St Fredel Mardani Purba dari Yayasan Diakonia Sosial GKPS Cikoko menyampaikan tujuan kedatangan mereka, yaitu mengajukan pengelolaan aset GKPS berupa hotel di Haranggaol, tepatnya di Tuhulan. Fredel mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan dan berkolaborasi dengan Pemkab Simalungun melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Menurut Fredel, banyak potensi pariwisata di sekitar Danau Toba dan banyak konten kreatif yang ada di luar Danau Toba bisa dikembangkan.
"Seperti di Bali bisa dibuat di sini, bagaimana event di Bali itu bisa ‘digeser’ ke mari," ucapnya.
Selanjutnya, Fredel mengatakan pihaknya akan mengonsep bagaimana melihat pemandangan indah Danau Toba dari tengah-tengah danau.
"Kami berharap Pemkab Simalungun bisa memberikan izin dan kami berharap diberikan informasi terkait pengurusan perizinan," kata Fredel.
Bupati Simalungun RHS menyampaikan, Kabupaten Simalungun memiliki luas teritorial yang berbeda dengan daerah lain yang berada di sekitar kawasan Danau Toba.
"Dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengunjungi setiap daerah di wilayah Simalungun, ditambah lagi dengan infrastruktur jalan yang sangat rusak," jelasnya.
Kata RHS, beberapa waktu lalu ia bersama sejumlah pimpinan OPD melakukan roadshow meninjau pelaksanaan marharoan bolon (gotong royong) dalam membenahi jalan-jalan kabupaten maupun jalan provinsi, sebagai upaya Pemkab Simalungun mengatasi kerusakan jalan untuk sekadar layak jalan.
"Saya sudah berusaha bagaimana agar infrastruktur jalan bisa dibenahi. Bahkan saya sudah roadshow ke Dirjen dan Kementerian agar infrastruktur jalan di Simalungun ini bisa dikerjakan. Artinya, saya akan terus berupaya agar Simalungun ini bisa lebih baik," tukasnya.
Terkait perizinan, RHS menyampaikan Pemkab Simalungun akan memberikan kemudahan bagi para investor.
"Tidak mungkin kami mempersulit, apalagi ini memiliki keuntungan bagi Pemkab Simalungun. Kami juga akan memberikan kepastian hukum dan keamanan serta rasa yaman bagi investor yang akan membangun di Simalungun, karena ini untuk kemajuan Simalungun juga," tukasnya.
Menyinggung niat Yayasan Diakonia GKPS Cikoko yang akan mengelola aset di Simalungun, RHS menyampaikan Pemkab Simalungun sangat mendukung dan mengapresiasi. Ia berharap GKPS bisa berkolaborasi dengan Pemkab Simalungun untuk kemajuan Simalungun, baik dari segi pariwisata maupun pembangunan lainnya.
Turut mendampingi RHS antara lain Kadis Kebudayaan dan Pariwisata M Fikri F Damanik, Kadis PR dan SDA Jamahaen Purba, Kadis Perizinan Pahala R Sinaga, serta Kadis Koperasi dan UKM Marulitua Tambunan. (rel) Editor : Metro-Esa